Menjelang Pencoblosan Pilkades Waringinjaya, Paslon Nomor Urut 2 Dirman Gelar Doa Bersama dan Santunan Yatim
WARINGINJAYA — Mediaganas.id
Menjelang hari pemungutan suara Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Waringinjaya yang dijadwalkan berlangsung pada 20 September mendatang, pasangan calon (paslon) nomor urut 2, Dirman, memilih mengisi momen krusial tersebut dengan kegiatan spiritual yang mendalam. Bersama ribuan kader, relawan, dan tokoh masyarakat, Dirman menggelar agenda doa bersama serta pemberian santunan kepada puluhan anak yatim di wilayah setempat.

Suasana khidmat dan penuh rasa kekeluargaan mewarnai sepanjang jalannya acara. Berbeda dengan tradisi selebrasi pada umumnya, paslon nomor urut 2 ini secara tegas memilih untuk tidak mengadakan konvoi atau euforia pawai di jalanan yang kerap memicu kelelahan fisik hingga potensi gangguan ketertiban.
Dalam keterangannya, Dirman menegaskan bahwa langkah yang diambilnya bukan berarti ia tidak mau menyelenggarakan pawai bersama para pendukungnya. Namun, ia menilai momen bermunajat dan berbagi manfaat secara langsung jauh lebih bernilai dan membawa keberkahan. Selain itu, keselamatan serta kesehatan para pendukung dan warga Waringinjaya tetap menjadi prioritas utamanya.
“Bukan berarti saya tidak mau mengadakan pawai atau konvoi, tetapi doa bersama ini jauh lebih baik dan membawa keberkahan bagi kita semua. Saya tidak ingin melaksanakan euforia pawai karena saya lebih mementingkan kesehatan para sahabat-sahabat saya. Lebih baik kita ngumpul, doa bersama, dan bermunajat bersama kepada Allah SWT,” tegas Dirman di hadapan ribuan pendukung dan anak-anak yatim yang hadir.
Dirman menambahkan, momentum menjelang penentuan arah kepemimpinan desa hendaknya disikapi dengan kepasrahan batin dan ketenangan jiwa. Melalui santunan anak yatim serta lantunan doa bersama ini, ia berharap seluruh rangkaian Pilkades Waringinjaya pada 20 September mendatang dapat berjalan dengan aman, sejuk, damai, serta melahirkan kebaikan bagi masa depan Desa Waringinjaya.
Langkah simpatik paslon nomor urut 2 ini mendapat apresiasi hangat dari warga dan tokoh masyarakat yang hadir. Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan santunan secara simbolis dan doa selamat yang dipimpin oleh tokoh agama setempat.
(Luk)
