BEKASI, MEDIAGANAS.ID – Suasana Posko Pemenangan Rudi Rochman Center di Jalan Setia Budi II, Kampung Baru RT 003 RW 002, Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, pada Minggu (26/7/2026), tampak lebih hidup dari biasanya.
Di tengah semakin menghangatnya atmosfer menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Bekasi, posko tersebut tidak hanya menjadi pusat konsolidasi relawan, tetapi juga berkembang menjadi ruang dialog yang menampung berbagai gagasan pembangunan dari masyarakat.
Dengan suasana sederhana ditemani secangkir kopi, bakal calon Kepala Desa Karangasih, Rudi Rochman, bersama relawan, simpatisan, dan sejumlah tokoh masyarakat berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang dinilai menjadi kebutuhan mendesak warga.
Forum yang berlangsung dalam suasana akrab itu membahas beragam isu strategis, mulai dari penanganan banjir, pembenahan sistem pengelolaan sampah, hingga peningkatan kualitas pelayanan pendidikan.
Berbagai masukan yang disampaikan warga menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan arah pembangunan desa apabila nantinya mendapat amanah memimpin Desa Karangasih.
Bagi tim pemenangan, keberadaan posko tidak semata-mata difungsikan sebagai pusat aktivitas politik menjelang Pilkades.
Lebih dari itu, posko diharapkan menjadi ruang bertemunya ide, aspirasi, dan semangat gotong royong masyarakat yang kemudian diterjemahkan ke dalam program pembangunan melalui visi “Karangasih Bahagia.”
Sekretaris Tim Pemenangan Rudi Rochman, Efendi Subandono, mengatakan gerakan yang dibangun selama ini bertumpu pada semangat persatuan dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.
“Perjuangan ini dibangun atas dasar persatuan, kerja nyata, dan kepedulian terhadap kebutuhan warga. Semangat yang kami bawa adalah Perubahan Nyata untuk Desa Karangasih. Ini bukan sekadar slogan, tetapi komitmen yang ingin kami buktikan melalui kerja bersama,” ujar Efendi.
Menurutnya, sejumlah persoalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat telah dipetakan sebagai prioritas pembangunan.
Penanganan banjir dan pengelolaan sampah yang lebih tertata dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan agar kualitas lingkungan desa semakin baik.
Selain itu, sektor pendidikan juga menjadi perhatian utama. Tim pemenangan menilai setiap warga harus memperoleh akses pendidikan yang lebih mudah dan pelayanan yang semakin baik, mulai dari jenjang SMP, SMA, SMK hingga Madrasah Aliyah (MA).
“Setiap anak di Desa Karangasih harus memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak tanpa terkendala akses maupun pelayanan,” katanya.
Tidak hanya membahas program pembangunan, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat soliditas relawan dalam menghadapi tahapan Pilkades Serentak 2026.
Seluruh pendukung diajak menjaga persaudaraan, mengedepankan politik yang santun, serta menyampaikan gagasan kepada masyarakat melalui pendekatan yang edukatif dan menyejukkan.
Efendi menegaskan, aktivitas tim pemenangan tidak akan berhenti di posko. Pihaknya berkomitmen terus hadir di tengah masyarakat melalui pendekatan dari rumah ke rumah untuk menyerap aspirasi serta mendengarkan kebutuhan warga secara langsung.
Menurutnya, pola komunikasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat, sehingga setiap kebijakan pembangunan benar-benar lahir dari kebutuhan warga, bukan semata berdasarkan perencanaan di atas kertas.
“Perjuangan ini bukan semata-mata untuk memenangkan Pilkades, tetapi bagaimana memenangkan masa depan Desa Karangasih. Dengan persatuan, keberanian, dan kerja nyata, kami optimistis Karangasih dapat tumbuh menjadi desa yang lebih maju, bersih, sejahtera, dan benar-benar menghadirkan kebahagiaan bagi seluruh masyarakat,” tutup Efendi.[*]
