Milad Ke-4 Jawara Banten Bersatu Teguhkan Persatuan dan Harmoni, Perkuat Konsolidasi Organisasi hingga Daerah

 

SERANG, MEDIAGANAS.ID – Organisasi kemasyarakatan Jawara Banten Bersatu (JBB) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat persatuan, menjaga harmoni sosial, dan membangun organisasi yang mengedepankan kebijaksanaan dalam momentum Tasyakuran Milad Ke-4 yang digelar di Baeroom Wandagaluh Cottage, Jalan Raya Serang–Pandeglang KM 5, Kelurahan Kemanisan, Kecamatan Curug, Kota Serang, Minggu (26/7/2026).

Mengusung tema “Merajut Kebersamaan, Satukan Langkah, Perkuat Harmoni”, peringatan hari jadi JBB dihadiri ratusan pengurus dan anggota dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Banten.

Kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di tengah masyarakat.

Perayaan diawali dengan pelepasan balon oleh Ketua Umum DPP JBB, H. Dahru Taupik, didampingi jajaran pengurus DPP dan DPD.

Pelepasan balon dimaknai sebagai simbol harapan agar JBB terus berkembang menjadi organisasi yang semakin solid, inklusif, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Suasana kemudian berlangsung khidmat melalui pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars JBB yang diikuti seluruh peserta.

Semangat kebersamaan semakin terasa saat yel-yel khas organisasi menggema di lokasi acara.

“JBB… Jaya! Jaya! Jaya!”

“JBB… Ruhay! Ruhay! Ruhay!”

“JBB… Hirup Rukun, Ulah Aya Pasea.”

Sorak semangat tersebut mencerminkan kekompakan sekaligus semangat persaudaraan yang terus dijaga oleh keluarga besar JBB.

Persatuan Menjadi Fondasi Organisasi

Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP JBB, H. Dahru Taupik, menyampaikan rasa syukur atas perjalanan organisasi yang telah memasuki usia keempat sejak dideklarasikan pada 22 Juli 2022.

Menurutnya, eksistensi JBB hingga saat ini tidak terlepas dari kekompakan seluruh pengurus dan anggota yang terus menjaga silaturahmi serta semangat gotong royong.

“Alhamdulillah, melalui tasyakuran ini kita kembali dipertemukan dalam suasana penuh kebersamaan. Semoga JBB semakin kompak, semakin solid, dan terus menjadi rumah besar bagi seluruh anggotanya,” ujar Dahru.

Ia menegaskan bahwa JBB dibangun sebagai organisasi yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang, selama tetap mematuhi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Menurut Dahru, kekuatan utama organisasi bukan terletak pada kekuatan fisik, melainkan pada kemampuan membangun dialog, musyawarah, dan pemikiran yang konstruktif.

“Kekuatan JBB ada pada persatuan. Siapa pun boleh bergabung selama taat pada AD/ART. Kami ingin menegaskan bahwa JBB bukan organisasi yang mengandalkan golok atau otot. Kami mengedepankan akal, ilmu pengetahuan, kebijaksanaan, serta musyawarah dalam menyelesaikan berbagai persoalan,” tegasnya.

Pernyataan tersebut disambut tepuk tangan para peserta yang memenuhi arena kegiatan.

Di penghujung sambutannya, Dahru mencairkan suasana melalui sebuah pantun yang mengundang senyum dan tawa peserta.

“Jalan-jalan ke Palmerah,

Kalau sambutan terlalu lama, yang di depan takut marah.”

Suasana yang semula berlangsung formal pun berubah lebih hangat dan akrab.

Konsolidasi Organisasi hingga Tingkat Daerah

Selain menjadi ajang silaturahmi, Milad Ke-4 JBB juga dimanfaatkan untuk memperkuat struktur organisasi melalui penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) JBB Kota Tangerang.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi internal sekaligus meningkatkan efektivitas kepengurusan daerah dalam menjalankan berbagai program organisasi yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan organisasi selama empat tahun, kemudian dilanjutkan dengan doa bersama dan sesi foto seluruh pengurus serta anggota.

Momentum Memperkuat Peran Organisasi

Milad Ke-4 Jawara Banten Bersatu menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali bahwa kekuatan organisasi tidak hanya diukur dari jumlah anggota, tetapi juga dari soliditas, kebersamaan, serta komitmen menjaga persatuan di tengah keberagaman.

Melalui tema “Merajut Kebersamaan, Satukan Langkah, Perkuat Harmoni” dan motto “Hirup Rukun, Ulah Aya Pasea”, JBB berharap dapat terus berkontribusi dalam memperkuat nilai-nilai persaudaraan, menjaga kerukunan sosial, serta menjadi mitra masyarakat dalam mendorong terciptanya kehidupan yang damai, harmonis, dan berlandaskan semangat gotong royong di Provinsi Banten maupun di tingkat nasional. (Iwan H)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *