Pilkades Karangasih Masuki Babak Menegangkan, Lima Bakal Calon Siap Bertarung di Tahap Seleksi

 

BEKASI, MEDIAGANAS.ID – Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, memasuki fase penting.

Di tengah dinamika proses demokrasi desa yang terus bergulir, Panitia Pilkades menegaskan komitmennya untuk menjalankan seluruh tahapan secara terbuka, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebagai bentuk keterbukaan tersebut, Panitia Pilkades bersama Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Karangasih mendatangi langsung kediaman lima bakal calon Kepala Desa Karangasih pada Jumat malam, 29 Agustus 2026.

Kelima bakal calon tersebut yakni Rudi Rochman, H. Imam Mastur, Samsu Dawam, Abun Nurhasan, dan Budi Ahmadi Harsono.

Kunjungan tersebut tidak sekadar menjadi agenda penyampaian informasi. Panitia ingin memastikan seluruh bakal calon memperoleh penjelasan secara langsung mengenai perkembangan terbaru tahapan Pilkades Karangasih.

Langkah itu dilakukan setelah sebelumnya Panitia Pilkades berkirim surat kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pemerintah Kabupaten Bekasi pada Jumat, 28 Agustus 2026, untuk memperoleh kejelasan mengenai proses dan tahapan Pilkades.

Berdasarkan komunikasi serta surat yang diterima, panitia menyampaikan bahwa pelaksanaan tahapan tetap mengacu pada surat edaran DPMD sebelumnya. Dalam ketentuan tersebut, Desa Karangasih dinyatakan memiliki lebih dari lima bakal calon Kepala Desa.

Dengan kondisi tersebut, seluruh bakal calon yang telah mengikuti proses sebelumnya diwajibkan menjalani tahapan seleksi sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku.

Keputusan tersebut kemudian disampaikan secara langsung oleh panitia kepada masing-masing bakal calon.

Lima Bakal Calon Tunjukkan Kebesaran Jiwa

Di tengah perhatian masyarakat terhadap dinamika Pilkades Karangasih, sikap kelima bakal calon mendapat apresiasi dari panitia.

Kelima bakal calon dinilai menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi dengan menyatakan kesiapan mengikuti tahapan Pilkades selanjutnya sesuai mekanisme yang telah ditentukan.

“Panitia mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada kelima bakal calon Kepala Desa Karangasih yang sudah berjiwa besar dan menyatakan siap mengikuti tahapan Pilkades selanjutnya,” demikian disampaikan panitia.

Sikap tersebut dinilai menjadi modal penting dalam menjaga suasana demokrasi di Desa Karangasih agar tetap sehat, damai, dan bermartabat.

Sebab, Pilkades tidak semata-mata berbicara mengenai siapa yang menang dan siapa yang kalah. Lebih jauh, pesta demokrasi di tingkat desa merupakan momentum penting untuk menentukan arah masa depan masyarakat.

Karena itu, perbedaan pilihan diharapkan tidak berkembang menjadi perpecahan. Persaingan politik harus tetap ditempatkan dalam bingkai persaudaraan dan kepentingan bersama.

Panitia Berkomitmen Kawal Proses Seleksi

Memasuki tahapan seleksi, perhatian masyarakat Karangasih kini tertuju pada proses berikutnya.

Panitia Pilkades menegaskan komitmennya untuk mengawal dan mengawasi seluruh rangkaian seleksi hingga hasilnya diumumkan.

Panitia juga menyampaikan keyakinan bahwa proses seleksi akan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku dan pada akhirnya menetapkan lima bakal calon yang dapat melanjutkan tahapan Pilkades Karangasih.

“Kami berkomitmen untuk mengawal dan mengawasi proses seleksi tersebut sampai dengan diumumkannya hasil seleksi nanti,” ungkap panitia.

Komitmen tersebut dinilai penting untuk memastikan setiap tahapan berjalan secara transparan, tertib, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Panitia turut memberikan apresiasi kepada tim sukses dan liaison officer (LO) dari masing-masing bakal calon yang selama ini aktif mengikuti perkembangan tahapan Pilkades.

Panitia Ajak Warga Jaga Persatuan

Seiring memasuki tahapan baru, Panitia Pilkades Karangasih mengajak seluruh bakal calon, tim pendukung, LO, tokoh masyarakat, serta seluruh warga untuk bersama-sama menjaga kondusivitas desa.

Perbedaan pilihan merupakan bagian dari demokrasi. Namun, persatuan masyarakat harus tetap menjadi kekuatan utama dalam menghadapi setiap tahapan Pilkades.

“Karangasih adalah rumah kita bersama. Siapa pun yang nantinya mendapat amanah, seluruh warga harus tetap bersatu dan bersama-sama membangun desa,” menjadi semangat yang terus digaungkan.

Masyarakat juga diharapkan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Setiap perkembangan Pilkades hendaknya disikapi dengan kepala dingin dan mengutamakan kepentingan Desa Karangasih.

Demokrasi yang sehat bukan hanya tentang keberanian menentukan pilihan, tetapi juga kesanggupan menghormati perbedaan.

Buka Ruang Kritik dan Saran

Selain memastikan tahapan berjalan sesuai aturan, panitia juga membuka ruang bagi kritik dan saran yang membangun dari para bakal calon, tim pendukung, pihak terkait, maupun masyarakat Desa Karangasih.

Berbagai dinamika yang terjadi pada tahapan sebelumnya diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran bersama untuk memperbaiki pelaksanaan tahapan berikutnya.

“Semoga apa-apa yang terjadi sebelumnya menjadi pelajaran untuk panitia dan bisa kita ambil hikmahnya suatu saat nanti,” demikian pesan panitia.

Keterbukaan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses Pilkades.

Panitia menyadari bahwa dalam menjalankan tugas masih mungkin terdapat kekurangan. Karena itu, permohonan maaf juga disampaikan atas segala kesalahan dan kekhilafan selama pelaksanaan tahapan Pilkades.

Karangasih Boleh Berbeda Pilihan, Tetap Satu Persaudaraan

Kini, harapan besar berada di pundak seluruh elemen masyarakat Karangasih.

Pilkades diharapkan menjadi jalan menuju masa depan desa yang lebih baik, bukan justru menjadi alasan bagi warga untuk saling menjauh.

Siapa pun yang nantinya terpilih, perjuangan membangun Karangasih tidak boleh berhenti pada hari pencoblosan. Setelah seluruh proses demokrasi selesai, masyarakat akan kembali menjadi satu keluarga besar dengan cita-cita yang sama, yakni mewujudkan Karangasih yang maju, aman, bersih, sejahtera, dan bahagia.

Karangasih boleh berbeda pilihan, tetapi jangan pernah berbeda dalam menjaga persaudaraan.

Panitia berharap seluruh tahapan Pilkades Karangasih dapat berjalan lancar, sesuai aturan, serta menghasilkan pemimpin yang mampu mengemban amanah masyarakat dan membawa desa menuju masa depan yang lebih baik.

“Semoga segala hajat kita dikabulkan dan segala urusan dipermudah oleh Allah SWT, Tuhan semesta alam. Aamiin ya robbal alamin.” [*]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *