BEKASI, MEDIAGANAS.ID – Hari pencoblosan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 Kabupaten Bekasi semakin dekat.
Di tengah tahapan menuju 20 September 2026, calon Kepala Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Rudi Rochman, terus memperkuat konsolidasi sekaligus menjaga komunikasi dengan para tokoh dan sesepuh.
Salah satu langkah tersebut dilakukan Rudi Rochman dengan menemui sesepuh Kabupaten Bekasi, H Apuk Idris, di kediamannya di Jalan Wagir Bangle, Karawang, Jumat (11/9/2026).
Pertemuan itu menjadi momentum penting bagi Rudi Rochman untuk menerima wejangan sekaligus memperkuat kesiapan menghadapi tahapan akhir Pilkades Karangasih periode 2026–2034.
Usai pertemuan, Rudi menyampaikan apresiasinya kepada H Apuk Idris yang telah memberikan arahan khusus sebagai bekal dalam menghadapi perjuangan menuju hari pencoblosan.
“Terima kasih Wa H Apuk Idris, telah memberikan wejangan khusus buat saya,” ujar Rudi Rochman.
Menurut Rudi, terdapat sejumlah pesan penting yang disampaikan H Apuk Idris. Salah satunya adalah memastikan data yang telah dihimpun tetap terjaga dan menjadi bagian dari konsolidasi yang terukur.
Rudi menyebut, pihaknya telah melakukan pendataan di hampir 12 Korte. Data tersebut, kata dia, menjadi salah satu pijakan dalam membaca kekuatan dukungan yang telah terbentuk di lapangan.
“Alhamdulillah, data yang sudah kami input sudah kami sampaikan. Hampir 12 Korte sudah kami data dan sudah bisa dipastikan suara Rudi Rochman,” ungkapnya.
Namun, bagi Rudi, perjuangan tidak berhenti pada data. Pesan berikutnya adalah memperkuat Tim Pemenangan agar seluruh unsur perjuangan dapat bergerak secara terarah, solid, dan tetap mengedepankan suasana demokrasi yang damai.
Selain itu, penguatan juga diarahkan hingga tingkat Korte, Korwe, dan Kordus. Struktur tersebut dinilai penting untuk memastikan komunikasi dengan masyarakat tetap berjalan secara langsung dan tidak terputus.
“Yang kedua, perkuat Tim Pemenangan. Ketiga, perkuat Korte, Korwe dan juga Kordus,” kata Rudi.
Pesan terakhir yang dinilai sangat penting adalah menjaga silaturahmi dengan masyarakat Desa Karangasih.
Bagi Rudi, kontestasi Pilkades bukan semata-mata tentang persaingan memperoleh suara.
Lebih dari itu, Pilkades merupakan bagian dari perjalanan masyarakat dalam menentukan arah kepemimpinan desa untuk masa mendatang.
“Keempat, tetap jalin silaturahmi dengan masyarakat Desa Karangasih,” tegasnya.
Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa menjelang pencoblosan, kekuatan politik di tingkat desa harus tetap dibangun dengan cara yang bermartabat.
Perbedaan pilihan merupakan bagian dari demokrasi, sementara persaudaraan warga Karangasih harus tetap dijaga.
Dengan waktu yang semakin dekat menuju Minggu, 20 September 2026, Rudi Rochman bersama Tim Pemenangan dan para relawan terus melakukan konsolidasi di berbagai lini.
Bagi Rudi, perjuangan menuju Karangasih periode 2026–2034 harus dijalani dengan kerja nyata, kekompakan, kedekatan dengan masyarakat, serta semangat untuk memberikan yang terbaik bagi desa.
Di tengah dinamika Pilkades, pesan untuk tetap menjaga silaturahmi menjadi semakin relevan. Sebab, setelah pesta demokrasi berakhir, seluruh warga Karangasih akan kembali menjadi satu keluarga besar yang memiliki tanggung jawab bersama membangun desa.
Kini, tahapan menuju hari pencoblosan tinggal menghitung hari. Rudi Rochman pun menegaskan bahwa perjuangan harus tetap dilakukan dengan tertib, santun, dan penuh keyakinan.
Bagi Karangasih, momentum 20 September 2026 bukan sekadar menentukan siapa yang akan memimpin desa, tetapi juga menjadi titik awal untuk menatap masa depan dengan persatuan dan harapan baru.[]
