BEKASI, MEDIAGANAS.ID – Di tengah menguatnya persaingan menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Bekasi, bakal calon Kepala Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Rudi Rochman memilih pendekatan yang berbeda.
Alih-alih mengandalkan panggung kampanye dan keramaian, ia bersama tim pemenangan turun langsung menyambangi rumah-rumah warga untuk mendengar persoalan yang mereka hadapi sekaligus menyerap aspirasi sebagai dasar penyusunan program pembangunan desa.
Pendekatan door to door yang dijalankan Rudi Rochman dinilai menjadi salah satu strategi kampanye berbasis dialog yang mengedepankan komunikasi langsung dengan masyarakat.
Melalui kunjungan dari rumah ke rumah, ia tidak hanya memperkenalkan visi dan misi, tetapi juga membuka ruang diskusi agar warga dapat menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini mereka rasakan.
Dalam setiap pertemuan, beragam isu strategis mengemuka. Mulai dari persoalan banjir yang masih mengancam kawasan permukiman, pengelolaan sampah yang dinilai perlu dibenahi secara berkelanjutan, hingga peningkatan akses pendidikan bagi pelajar tingkat SMP, SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah menjadi aspirasi yang banyak disampaikan masyarakat.
Bagi Rudi Rochman, kepercayaan masyarakat tidak dibangun melalui janji semata, melainkan melalui kehadiran langsung di tengah warga serta kesediaan mendengar kebutuhan mereka.
Sekretaris Tim Pemenangan Rudi Rochman, Efendi Subandono, mengatakan perjuangan relawan tidak hanya berorientasi pada kemenangan dalam kontestasi politik desa, tetapi juga bertujuan menghadirkan perubahan yang dapat dirasakan masyarakat.
“Berjuanglah untuk perubahan nyata. Jadilah pejuang sejati, bukan menjadi pecundang. Rudi Rochman hadir untuk Desa Karangasih. Mari bersama-sama mewujudkan Karangasih Bahagia bersama Rudi Rochman,” ujar Efendi, Selasa (21/7/2026).
Menurutnya, komunikasi langsung dengan masyarakat menjadi cara paling efektif untuk mengetahui kebutuhan riil warga sehingga program yang disusun memiliki dasar yang kuat.
“Alhamdulillah, kami terus mendatangi rumah-rumah warga untuk mendengar langsung persoalan yang mereka hadapi. Dengan begitu, solusi yang disiapkan diharapkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.
Selain berdialog dengan masyarakat, kegiatan silaturahmi juga diwarnai aksi sosial. Salah satu pengurus mushola di Desa Karangasih menyampaikan apresiasi atas bantuan toren air yang diberikan Rudi Rochman untuk mendukung kebutuhan sarana ibadah jamaah.
“Terima kasih kepada Bapak Rudi Rochman atas bantuan toren air yang telah dikirimkan untuk mushola kami. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi jamaah dan kegiatan ibadah sehari-hari,” ujar Ketua Dewan Kemakmuran Mushola (DKM).
Dukungan terhadap pencalonan Rudi Rochman juga datang dari sejumlah tokoh masyarakat. Salah satunya disampaikan H. Ahmad yang berharap kepemimpinan baru mampu membawa perubahan positif bagi Desa Karangasih.
“Saya siap mendukung Bapak Rudi Rochman. Semoga beliau diberikan kemudahan dan amanah untuk membawa Desa Karangasih menjadi lebih baik,” katanya.
Dalam rangka memperkuat silaturahmi dan menjaga kondusivitas menjelang Pilkades, Rudi Rochman bersama tim pemenangan juga berkunjung ke kediaman mantan Kepala Desa Karangasih, Asep Mulyana.
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh suasana kekeluargaan sebagai bentuk komitmen menjaga persatuan di tengah dinamika demokrasi desa.
Rudi Rochman menilai pembangunan desa hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, perempuan, hingga seluruh pemangku kepentingan harus menjadi bagian dari proses pembangunan agar hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Mengusung semangat “Perubahan Nyata untuk Desa Karangasih”, ia menempatkan sejumlah program prioritas apabila mendapat amanah memimpin desa.
Di antaranya penanganan banjir, modernisasi sistem pengelolaan sampah, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta perluasan akses pendidikan bagi generasi muda.
Bagi Rudi Rochman, pembangunan desa tidak cukup berfokus pada pembangunan fisik semata.
Peningkatan kualitas lingkungan, pelayanan publik yang responsif, serta investasi di bidang pendidikan harus berjalan beriringan agar mampu menciptakan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Semakin intensifnya sosialisasi melalui pendekatan door to door menjadi bagian dari upaya membangun partisipasi publik menjelang Pilkades Serentak 2026.
Melalui dialog yang lebih dekat dan komunikasi yang terbuka, strategi tersebut diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus mendorong keterlibatan warga dalam menentukan arah pembangunan Desa Karangasih pada masa mendatang.[*]
