BEKASI, MEDIAGANAS.ID – Hitungan mundur Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, memasuki fase penting.
Tinggal 18 hari menuju hari pencoblosan, perhatian masyarakat mulai tertuju pada siapa yang akan menerima amanah memimpin Desa Karangasih untuk periode 2026–2034.
Namun, di tengah dinamika politik desa yang semakin terasa, Tim Pemenangan Calon Kepala Desa Karangasih Rudi Rochman mengingatkan masyarakat agar tidak melupakan hal yang jauh lebih fundamental dalam demokrasi, yakni hak untuk memilih.
Seruan tersebut disampaikan Tim Pemenangan Rudi Rochman pada Rabu (2/9/2026) melalui semangat “18 Hari Menuju Karangasih Bahagia.”
Masyarakat diajak tidak sekadar mengikuti perkembangan Pilkades, tetapi juga aktif memastikan status kepemilikan hak pilih masing-masing.
“Ayo cek data diri Anda! Pastikan nama Anda terdaftar sebagai pemilih di Pilkades Karangasih.”
Pesan tersebut dinilai penting mengingat waktu menuju hari pencoblosan semakin singkat. Jangan sampai warga baru mengetahui persoalan administrasi kepemiluan ketika hari pemungutan suara tiba.
Jangan Tunggu Hari Pencoblosan
Bagi masyarakat, satu suara mungkin terlihat sederhana. Namun, dalam sebuah pesta demokrasi desa, setiap suara memiliki arti karena menjadi bagian dari keputusan bersama dalam menentukan arah pembangunan dan kepemimpinan desa.
Karena itu, persoalan data pemilih tidak semestinya dianggap sebagai urusan administratif semata.
Warga yang belum mengetahui status kepemilihannya diimbau segera melakukan pengecekan dan berkoordinasi dengan lingkungan setempat.
Terlebih, proses pencatatan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) berlangsung pada 1–3 September 2026. Dengan demikian, masyarakat yang membutuhkan penyesuaian atau belum mengetahui status kepemilihannya perlu segera memastikan informasi yang diperlukan.
Sementara itu, pengumuman Daftar Pemilih Tambahan dijadwalkan berlangsung pada 4–8 September 2026.
Tim Pemenangan Rudi Rochman juga mengimbau masyarakat yang membutuhkan informasi untuk berkoordinasi melalui lingkungan RT maupun Kantor Desa.
Selain itu, warga dapat mendatangi Posko Pemenangan Rudi Rochman Center untuk memperoleh informasi dan membantu mengarahkan warga terkait pengecekan status kepemilihan.
Cek Data, Pastikan Terdaftar, Gunakan Hak Pilih
Di tengah semakin dekatnya hari pencoblosan, Tim Pemenangan Rudi Rochman menyampaikan tiga pesan sederhana kepada masyarakat Karangasih:
Cek data. Pastikan terdaftar. Gunakan hak pilih.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa demokrasi bukan hanya tentang kampanye, baliho, maupun persaingan antarcalon.
Demokrasi akan memiliki makna ketika setiap warga yang memenuhi syarat dapat menggunakan hak pilihnya secara langsung, bebas, dan bertanggung jawab.
Karena itu, masyarakat diminta tidak menunggu hingga hari pencoblosan untuk memastikan status kepemilikan hak pilih.
Jangan sampai satu suara yang seharusnya menjadi bagian dari keputusan masyarakat justru hilang hanya karena persoalan administrasi.
Sebab, satu suara memang terlihat kecil. Namun, ketika suara tersebut berkumpul bersama suara warga lainnya, maka dari sanalah arah masa depan sebuah desa ditentukan.
Beda Pilihan, Tetap Satu Karangasih
Selain mengingatkan pentingnya hak pilih, masyarakat juga diajak menjaga persatuan selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung.
Perbedaan pilihan politik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari demokrasi. Namun, perbedaan tersebut jangan sampai berubah menjadi konflik yang merusak persaudaraan dan hubungan sosial masyarakat.
Karangasih adalah rumah bersama.
Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat menjaga suasana Pilkades agar berlangsung aman, tertib, damai, dan kondusif.
Siapa pun calon yang menjadi pilihan, persaudaraan antarmasyarakat harus tetap dijaga.
Semangat tersebut menjadi penting agar Pilkades tidak hanya menghasilkan pemimpin desa, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan dan kebersamaan warga Karangasih.
18 Hari Menentukan Arah Karangasih
Waktu terus berjalan. Delapan belas hari bukan sekadar angka dalam kalender.
Bagi masyarakat Karangasih, 18 hari menjadi bagian dari perjalanan menuju momentum menentukan siapa yang akan menerima amanah memimpin desa selama periode 2026–2034.
Di tengah hitungan mundur tersebut, Rudi Rochman membawa gagasan “Perubahan Nyata untuk Desa Karangasih” serta semangat “Karangasih Bahagia.”
Namun, terlepas dari siapa calon yang nantinya mendapatkan kepercayaan masyarakat, fondasi utama dalam setiap proses demokrasi tetap sama: suara rakyat.
Karena itu, seruan untuk memastikan nama terdaftar sebagai pemilih menjadi pesan penting bagi seluruh masyarakat.
Jangan sampai hak pilih hilang hanya karena terlambat memeriksa data.
Masa depan Karangasih bukan hanya ditentukan oleh mereka yang mencalonkan diri sebagai kepala desa.
Masa depan Karangasih juga ditentukan oleh masyarakat yang hadir, menggunakan hak pilih, dan memberikan suaranya dengan penuh kesadaran.
Kini tersisa 18 hari menuju hari penentuan.
18 hari menuju momentum memilih pemimpin.
Dan 18 hari untuk memastikan setiap warga yang memiliki hak pilih tidak kehilangan kesempatan menggunakan suaranya.
18 Hari Menuju Karangasih Bahagia.
Cek data. Pastikan terdaftar. Gunakan hak pilih.
Untuk Karangasih yang lebih baik, lebih maju, lebih bersih, dan lebih sejahtera.[*]
