BEKASI, MEDIAGANAS.ID – Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Bekasi, berbagai kegiatan sosial dan keagamaan menjadi ruang silaturahmi antara masyarakat dengan para bakal calon kepala desa.
Salah satunya terlihat saat Bakal Calon Kepala Desa Karangasih, Rudi Rochman, menghadiri kegiatan santunan anak yatim piatu yang digelar Majelis Taklim Atssurayya di Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Majelis Taklim Atssurayya, Jalan Gatot Subroto Nomor 55, itu dihadiri jamaah, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan.
Acara diisi dengan pembacaan doa, tausiyah, dan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim piatu dalam suasana yang khidmat dan penuh kekeluargaan.
Majelis Taklim Atssurayya yang dipimpin Ustadzah Hajjah Tutun berada di bawah naungan yayasan yang sama dengan SDIT Atssurayya. Selama ini, lembaga tersebut dikenal aktif menyelenggarakan kegiatan pembinaan keagamaan sekaligus aksi sosial bagi masyarakat sekitar.
Dalam kegiatan tersebut, Rudi Rochman tampak membaur bersama warga. Ia menyapa jamaah, berbincang dengan tokoh masyarakat, serta mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai.
Sekretaris Tim Pemenangan Rudi Rochman, Efendi Subandono, mengatakan kehadiran Rudi bukan sekadar memenuhi undangan, melainkan sebagai bagian dari komitmen untuk terus menjaga kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.
“Pak Rudi meyakini bahwa membangun desa harus dimulai dengan membangun kedekatan dengan masyarakat. Karena itu beliau selalu berusaha hadir dalam kegiatan sosial maupun keagamaan sebagai bentuk penghormatan, silaturahmi, sekaligus kesempatan mendengar langsung harapan dan aspirasi warga,” ujar Efendi.
Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan visi yang diusung Rudi Rochman dalam menghadapi Pilkades Serentak 2026 melalui slogan “Perubahan Nyata untuk Desa Karangasih.”
Ia menjelaskan, gagasan tersebut menitikberatkan pada terwujudnya tata kelola pemerintahan desa yang transparan, pelayanan publik yang cepat dan responsif, pembangunan yang merata, serta pemberdayaan masyarakat sebagai fondasi pembangunan desa yang berkelanjutan.
Pilkades Serentak Kabupaten Bekasi dijadwalkan berlangsung pada 20 September 2026 dan akan menjadi momentum bagi masyarakat di 154 desa untuk menentukan pemimpin desa yang akan memimpin selama delapan tahun ke depan.
Di tengah meningkatnya dinamika politik desa, berbagai bakal calon mulai memperkuat komunikasi dengan masyarakat melalui pendekatan yang lebih humanis, salah satunya dengan hadir dalam kegiatan sosial dan keagamaan.
Bagi masyarakat Karangasih, kegiatan santunan anak yatim tidak hanya menjadi bentuk kepedulian terhadap sesama, tetapi juga menjadi ruang mempererat silaturahmi, memperkuat nilai-nilai kebersamaan, serta membangun harapan akan lahirnya kepemimpinan desa yang dekat dengan masyarakat.
Kegiatan tersebut sekaligus mencerminkan bahwa kepemimpinan tidak hanya dinilai dari program yang ditawarkan, tetapi juga dari kesediaan seorang calon pemimpin untuk hadir, mendengar, dan berinteraksi langsung dengan masyarakat dalam berbagai momentum kehidupan sosial. [*]
