SUBANG, MEDIAGANAS.ID – Pergantian jabatan bukan sekadar perpindahan kursi kepemimpinan.
Di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Subang, pergantian itu menjadi estafet pengabdian yang diharapkan mampu menjaga kerukunan, memperkuat pelayanan, sekaligus membawa capaian baru bagi masyarakat.
Setelah kurang lebih tiga tahun memimpin Kemenag Kabupaten Subang, Dr. H. Badruzaman, S.Ag., M.Pd., kini mendapat amanah baru di tingkat Provinsi Jawa Barat.
Tongkat kepemimpinan pun secara resmi diserahkan kepada H. Yuto Nasikin, S.Ag., M.Pd.I., dalam acara pisah sambut Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Subang yang berlangsung di Aula Kantor Kemenag Subang, Rabu (9/9/2026).
Dalam prosesi tersebut, Badruzaman menyerahkan estafet kepemimpinan kepada Yuto Nasikin yang sebelumnya bertugas di Kemenag Kota Cirebon sebagai Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas).
Sementara itu, Badruzaman dipercaya mengemban tugas sebagai Kepala Bidang Madrasah pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat.
Pergantian tersebut sekaligus menjadi momentum untuk menengok kembali perjalanan pengabdian Badruzaman di Subang dan menyambut babak baru kepemimpinan Kemenag Kabupaten Subang.
Badruzaman: Kebersamaan Jadi Kekuatan
Selama memimpin Kemenag Kabupaten Subang, Badruzaman mengaku bersyukur sekaligus bangga pernah mendapat kesempatan mengabdikan diri di tengah masyarakat Subang.
Menurutnya, berbagai capaian yang berhasil diraih tidak lahir dari kerja satu pihak. Dukungan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta seluruh pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam menjaga harmoni kehidupan masyarakat.
“Dukungan Forkopimda Kabupaten Subang sangat luar biasa. Dengan kebersamaan bersama Forkopimda, kita bisa menjaga Subang tetap rukun dan damai,” ungkap Badruzaman.
Ia menilai kebersamaan dan kolaborasi merupakan modal utama dalam menjaga kondusivitas daerah, terlebih dalam persoalan yang berkaitan dengan kehidupan keagamaan masyarakat.
Karena itu, Badruzaman optimistis kepemimpinan baru di bawah H. Yuto Nasikin dapat melanjutkan berbagai program dan capaian yang telah berjalan.
“Saya percaya Subang akan lebih baik,” ujarnya.
Yuto Nasikin Siap Lanjutkan Fondasi yang Ada
Menerima amanah sebagai Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Subang, H. Yuto Nasikin menyadari bahwa tugas yang diembannya bukan dimulai dari titik nol.
Ia datang untuk melanjutkan fondasi, suasana kerja, program, serta capaian yang telah dibangun selama kepemimpinan Badruzaman.
Karena itu, Yuto meminta doa dan dukungan seluruh jajaran Kemenag serta para pemangku kepentingan agar dirinya mampu meneruskan berbagai capaian positif tersebut.
“Saya mohon doa agar saya bisa melanjutkan prestasi yang ada, suasana kerja yang rukun, dan berbagai capaian di Subang yang telah berdiri kokoh di bawah kepemimpinan H. Badruzaman,” katanya.
Yuto juga menyampaikan penghargaan atas pengabdian Badruzaman selama memimpin Kemenag Kabupaten Subang.
“Kami menyampaikan rasa terima kasih atas segala pengabdian dan keikhlasan H. Badruzaman. Doakan saya bisa melanjutkan prestasi Pak Haji Badru yang luar biasa,” tuturnya.
Pemkab Subang: Kemenag Punya Peran Strategis
Apresiasi terhadap pengabdian Badruzaman juga datang dari Pemerintah Kabupaten Subang.
Sekretaris Daerah Kabupaten Subang H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si., yang hadir mewakili Bupati Subang, menyampaikan terima kasih atas dedikasi Badruzaman selama menjalankan tugas di Kabupaten Subang.
Asep menjelaskan, Bupati Subang sebenarnya berkeinginan hadir langsung dalam acara tersebut. Namun, agenda Rapat Paripurna membuat orang nomor satu di Kabupaten Subang itu tidak dapat menghadiri kegiatan pisah sambut.
“Pak Bupati sangat ingin hadir di forum kita kali ini, tetapi terdapat agenda Rapat Paripurna. Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Subang dan masyarakat Kabupaten Subang, kami menghaturkan terima kasih atas pengabdian Pak Badru di Kabupaten Subang,” kata Asep.
Menurut Asep, Kemenag memiliki posisi strategis dalam menjaga kondusivitas daerah, terutama melalui pembinaan kehidupan keagamaan masyarakat.
Ia menyebut kontribusi Kemenag Kabupaten Subang selama kepemimpinan Badruzaman dapat dirasakan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.
“Kondusifnya Kabupaten Subang tidak lepas dari kontribusi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang, khususnya dalam bidang keagamaan. Beliau sejak menjabat banyak kontribusi yang kami rasakan, terutama dalam pembinaan keagamaan, yang terbukti dengan kondusifnya Kabupaten Subang,” jelasnya.
Dari Subang, Badruzaman Bawa Amanah Lebih Luas
Asep juga menyampaikan selamat atas amanah baru yang diberikan kepada Badruzaman di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat.
Menurutnya, perpindahan tugas tersebut menjadi bukti bahwa pengalaman dan pengabdian Badruzaman selama berada di Subang mendapat kepercayaan untuk menjalankan tanggung jawab yang lebih luas.
“Selamat bertugas di tingkat Provinsi. Ini menandakan bahwa Pak Badru mendapat kepercayaan dan menjadi alumni Subang yang terpilih,” ungkapnya.
Sementara kepada Yuto Nasikin, Pemkab Subang menyampaikan selamat datang sekaligus selamat menjalankan amanah baru sebagai Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Subang.
Asep memastikan sinergi antara Pemkab Subang dan Kemenag akan terus diperkuat, khususnya dalam mendukung pembangunan di bidang keagamaan.
“Kepada Pak Yuto, selamat memegang amanah baru di Subang. Selamat datang, mudah-mudahan betah dan tetap terjaga sinergi antara Pemerintah Daerah Kabupaten Subang dengan Kementerian Agama Kabupaten Subang,” pungkasnya.
Acara pisah sambut kemudian dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata kepada Badruzaman dan Yuto Nasikin sebagai simbol penghargaan sekaligus momentum pergantian kepemimpinan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Subang, pimpinan organisasi keagamaan, para Kepala KUA, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Pergantian kepemimpinan itu akhirnya meninggalkan satu pesan penting: pengabdian tidak berhenti ketika jabatan berganti.
Dari Badruzaman kepada Yuto Nasikin, estafet Kemenag Kabupaten Subang diharapkan terus bergerak—menjaga kerukunan, memperkuat pelayanan, membangun kolaborasi, dan menghadirkan kemajuan yang semakin dirasakan masyarakat. (Deny Suhendar)
