BEKASI, MEDIAGANAS.ID – Nomor urut dalam sebuah kontestasi politik bukan sekadar angka. Bagi sebagian pendukung, angka dapat menjadi simbol harapan, doa, sekaligus penanda dimulainya babak perjuangan yang sesungguhnya.
Nuansa itulah yang terasa dalam perjalanan calon Kepala Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, periode 2026–2034, Rudi Rochman, setelah dirinya memperoleh nomor urut 1 dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Bekasi 2026.
Sebelumnya, Rudi Rochman juga mencatatkan hasil tertinggi dalam tahapan seleksi Pilkades Karangasih dengan nilai 224,07.
Kini, setelah mendapatkan nomor urut 1, semangat relawan dan Tim Pemenangan semakin menguat untuk mengawal perjuangan hingga hari pemungutan suara.
Namun bagi Rudi Rochman dan timnya, nomor 1 bukanlah jaminan kemenangan. Angka tersebut justru dimaknai sebagai amanah untuk bekerja lebih keras, menjaga persatuan, serta menyampaikan gagasan perubahan kepada masyarakat Karangasih.
Pada Rabu, 9 September 2026, sekitar pukul 12.30 WIB, ratusan relawan dan Tim Pemenangan berkumpul di Posko Pemenangan Rudi Rochman Center, Kampung Baru.
Sebelum bergerak menuju lokasi pengambilan nomor urut, Rudi Rochman bersama sang istri, Iis Sobariah, relawan, dan Tim Pemenangan terlebih dahulu mengikuti doa bersama yang dipimpin Ustadz Nursan Nurhidayah.
Suasana doa bersama menjadi momentum untuk menyatukan tekad. Bukan sekadar mengejar kemenangan dalam sebuah kontestasi, tetapi membawa harapan agar perjuangan politik di tingkat desa tetap berlangsung secara damai, bermartabat, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
“Semangat rekan-rekan, kita kawal hari Rabu sebagai pengawalan Gerakan Perubahan Nyata,” demikian seruan yang menggema dari relawan dan Tim Pemenangan Rudi Rochman.
Nomor 1, Simbol Harapan dan Doa
Perolehan nomor urut 1 langsung disambut penuh rasa syukur oleh jajaran Tim Pemenangan.
Mustopa, salah satu Tim Pemenangan Rudi Rochman, menyampaikan harapan agar nomor tersebut menjadi bagian dari jalan kemenangan.
“Dengan izin dan ridho Allah, Pak Rudi Rochman pemenangnya. Aamiin, aamiin, aamiin ya robbal alamin. Kita dapat nomor 1, semoga kita jadi pemenangnya,” ujar Mustopa.
Harapan serupa disampaikan Yuli SM.
“Alhamdulillah dapat nomor 1,” katanya.
Sementara relawan lainnya, Dawud, berharap nomor tersebut menjadi pertanda baik sekaligus memotivasi seluruh pendukung untuk terus berjuang.
“Alhamdulillah, semoga dikabulkan dan sukses selalu Pak Rudi Rochman. Semoga nomor 1 menjadi yang tertinggi perolehan suaranya. Aamiin. Menang juara satu Rudi Rochman,” ungkapnya.
Bagi Dawud, hasil tersebut juga terasa istimewa karena sebelumnya Rudi Rochman mencatatkan nilai tertinggi dalam seleksi Pilkades Karangasih.
“Alhamdulillah… ikut senang,” ujarnya.
Semangat yang sama datang dari relawan bernama Robste. Ia bahkan menyebut nomor 1 sebagai sesuatu yang sejak awal dinanti.
“Dari awal nomor 1, tidak gerak pisan, kode alam,” katanya dengan penuh optimisme.
Menurutnya, setelah nomor urut ditetapkan, perjuangan harus semakin dimantapkan.
“Alhamdulillah, siapkan perjuangan untuk hasil yang terbaik. Karangasih 1, Rudi Rochman.”
Bukan Sekadar Angka
Bagi Jimmy, nomor 1 menjadi angka yang mudah diingat masyarakat sekaligus menjadi simbol semangat perjuangan.
“Subhanallah, sae pisan eta euy. Coblos nomor 1, Rudi Rochman. Menang, menang, menang Rudi Rochman,” serunya.
Sementara Adelia, salah seorang relawan dari Kampung Jagal Karangasih, mengatakan nomor 1 membuat semangat relawan semakin kuat.
“Alhamdulillah dapat nomor 1, gampang diingat. Kami siap memenangkan Bapak Rudi Rochman dari Kampung Jagal Karangasih,” katanya.
Di tengah euforia tersebut, perhatian Tim Pemenangan juga diarahkan pada persoalan teknis menjelang hari pencoblosan.
Relawan bernama Key mengingatkan seluruh tim agar memastikan para pendukung telah menerima undangan untuk menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS).
“Pastikan tim menelusuri orang-orang kita sudah dapat undangan TPS atau belum. Jangan sampai pendukung kita tidak mendapatkan undangan,” ujarnya.
Pesan itu menunjukkan bahwa perjuangan menuju Pilkades tidak cukup hanya dengan membangun semangat. Konsolidasi, komunikasi, dan memastikan masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya juga menjadi bagian penting dari proses demokrasi di tingkat desa.
Menuju 20 September 2026
Pilkades Serentak Kabupaten Bekasi akan memasuki momentum penting pada Minggu, 20 September 2026.
Pada hari tersebut, masyarakat Karangasih akan menentukan pemimpin desa untuk periode 2026–2034.
Bagi kubu Rudi Rochman, perjalanan menuju hari pemungutan suara kini memasuki fase yang semakin menentukan.
Nomor 1 menjadi simbol yang terus digaungkan, sementara gagasan “Perubahan Nyata untuk Desa Karangasih” menjadi salah satu semangat yang dibawa dalam perjuangan.
Sekretaris Tim Pemenangan Rudi Rochman, Efendi Subandono, menegaskan fondasi perjuangan tersebut.
“Bismillah. Niat karena Allah SWT. Nomor 1, Rudi Rochman di Pilkades Karangasih,” tegas Efendi.
Ia juga kembali menggaungkan visi “Karangasih Bahagia” sebagai arah perjuangan Rudi Rochman.
Pada akhirnya, apakah nomor 1 akan benar-benar menjadi angka kemenangan?
Jawabannya bukan berada pada angka, melainkan pada suara rakyat Karangasih.
Nomor urut hanyalah simbol. Nilai seleksi hanyalah catatan perjalanan. Sedangkan kemenangan dalam Pilkades akan ditentukan oleh pilihan masyarakat yang menggunakan hak pilihnya pada 20 September 2026.
Di situlah perjuangan Rudi Rochman dan seluruh timnya akan diuji: apakah semangat “Perubahan Nyata” mampu diterjemahkan menjadi kepercayaan rakyat untuk mewujudkan Karangasih Bahagia.
Bagi para relawan, satu pesan kini terus dikobarkan:
Nomor 1 adalah awal perjuangan. Bukan akhir dari perjuangan.[*]
