BEKASI, MEDIAGANAS.ID – Di tengah semakin dinamisnya persaingan menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Bekasi 2026, pendekatan langsung kepada masyarakat menjadi strategi yang terus diperkuat oleh bakal calon Kepala Desa Karangasih, Rudi Rochman.
Alih-alih hanya menyampaikan janji politik, ia memilih turun ke lingkungan warga untuk mendengar langsung persoalan yang mereka hadapi setiap hari.
Minggu (19/7/2026), Rudi Rochman bersama tim pemenangan menyambangi kawasan Puri Cikarang Hijau (PCH).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian silaturahmi sekaligus dialog terbuka dengan masyarakat guna memperkenalkan visi, misi, dan arah pembangunan yang diusung dalam Pilkades mendatang.
Mengusung semangat “Perubahan Nyata untuk Desa Karangasih”, suasana sosialisasi berlangsung akrab. Tidak hanya menyampaikan gagasan, Rudi juga memberi ruang bagi warga untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan keluhan yang selama ini dirasakan.
Dari berbagai masukan yang diterima, dua persoalan menjadi perhatian utama, yakni banjir dan pengelolaan sampah.
Menurut Rudi, kedua masalah tersebut harus ditangani secara serius karena berpengaruh langsung terhadap kualitas hidup masyarakat.
Karena itu, ia menawarkan program unggulan “Bebas Banjir dan Sampah”, yang mencakup pembenahan sistem drainase, peningkatan kebersihan lingkungan, penguatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat, serta mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga kebersihan desa.
“Perubahan harus dimulai dari persoalan yang paling dirasakan masyarakat. Banjir dan sampah bukan sekadar masalah lingkungan, tetapi juga menyangkut kesehatan, kenyamanan, dan masa depan Desa Karangasih,” menjadi semangat yang terus disampaikan dalam setiap pertemuan dengan warga.
Sekretaris Tim Pemenangan Rudi Rochman, Efendi Subandono, mengatakan seluruh perjuangan tim dibangun atas semangat pengabdian kepada masyarakat, bukan sekadar memenangkan kontestasi politik.
“Bismillah. Niat karena Allah SWT. Menuju Karang Asih BAHAGIA. Bersama Rudi Rochman,” ujar Efendi.
Ia juga mengingatkan seluruh relawan agar terus menjaga kekompakan, menjunjung tinggi etika politik, serta mengedepankan komunikasi yang santun dengan masyarakat hingga hari pemungutan suara.
Optimisme turut disampaikan para relawan yang mengikuti kegiatan tersebut.
Mereka menilai pendekatan langsung kepada masyarakat semakin memperkuat kepercayaan warga terhadap sosok Rudi Rochman.
Relawan Haris berharap setiap kegiatan sosialisasi mampu membuka ruang dialog yang lebih luas sehingga masyarakat dapat mengenal program-program yang ditawarkan.
“Mantap, semoga berjalan lancar acaranya. Semoga warga terbuka hatinya dalam program Bapak Rudi Rochman. Aamiin, aamiin, aamiin,” ujarnya.
Hal senada disampaikan relawan Hadi Gobang. Menurutnya, dukungan masyarakat terus bertambah seiring intensitas kunjungan yang dilakukan ke berbagai wilayah Desa Karangasih.
“Alhamdulillah, semakin mengalir dukungan buat calon lurah kita, Bapak Rudi Rochman. Semakin terang dan nyata jalan menuju kemenangan. Semoga Allah meridai Bapak Rudi Rochman menjadi Kepala Desa Karangasih,” katanya.
Sementara itu, relawan Edi Suedi berharap masyarakat memberikan kepercayaan kepada Rudi Rochman pada Pilkades yang dijadwalkan berlangsung 20 September 2026.
“Aamiin. Semoga Bung Rudi Rochman pada 20 September 2026 ditakdirkan menjadi Kepala Desa Karangasih terpilih dengan suara unggul mayoritas,” ucapnya.
Usai berdialog dengan warga di kawasan Puri Cikarang Hijau, Rudi Rochman bersama tim melanjutkan agenda silaturahmi ke wilayah Cabang Lio.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyapa masyarakat secara langsung, mempererat hubungan dengan warga, sekaligus menyerap aspirasi dari berbagai lingkungan di Desa Karangasih.
Menjelang Pilkades Serentak Kabupaten Bekasi yang akan digelar 20 September 2026, intensitas sosialisasi para bakal calon kepala desa diperkirakan terus meningkat.
Bagi Rudi Rochman, setiap kunjungan bukan sekadar memperkenalkan diri, melainkan menjadi kesempatan membangun dialog, mendengarkan kebutuhan masyarakat, dan menawarkan solusi konkret melalui program “Bebas Banjir dan Sampah” sebagai langkah menuju Desa Karangasih yang lebih maju, bersih, nyaman, dan sejahtera.[*]
