Angin Kencang Robohkan Rumah Lansia di Lebak, Nenek Narpah Kini Butuh Hunian Aman

 

LEBAK, MEDIAGANAS.ID – Di tengah hembusan angin kencang yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Lebak, sebuah rumah sederhana milik lansia berusia 80 tahun di Kampung Babakan Buah, Desa Sangiang, Kecamatan Bojongmanik, tak mampu bertahan.

Rumah milik Narpah (80) ambruk pada Rabu (19/8/2026). Atap beserta rangka bambu roboh, disusul sejumlah bagian dinding berbahan anyaman bambu yang runtuh dan berserakan di sekitar bangunan.

Bambu, bilik, hingga material atap tampak menumpuk di halaman rumah. Genteng pun berjatuhan dan berserakan di tanah. Kerusakan tersebut membuat kediaman Narpah untuk sementara tidak lagi aman ditempati.

Beruntung, peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, kondisi rumah yang mengalami kerusakan cukup parah membuat Narpah membutuhkan tempat tinggal sementara yang lebih aman hingga proses perbaikan dapat dilakukan.

Pemerintah Desa Bergerak, Keselamatan Lansia Jadi Prioritas

Begitu menerima informasi mengenai kejadian tersebut, Kepala Desa Sangiang Hadi Nuryadin bersama jajaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang dipimpin Jaenudin langsung turun meninjau kondisi rumah Narpah.

Hadi mengatakan, keselamatan Narpah menjadi perhatian utama pemerintah desa setelah rumahnya mengalami kerusakan akibat angin kencang.

“Kami prihatin dengan kejadian ini. Prioritas kami saat ini memastikan Nenek Narpah mendapatkan tempat tinggal sementara yang aman dan tidak membahayakan,” ujar Hadi.

Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan perhatian bersama, terlebih Narpah merupakan warga lanjut usia yang membutuhkan tempat tinggal yang layak dan terlindungi dari ancaman cuaca buruk.

Warga Diminta Waspadai Angin Kencang

Kondisi cuaca yang belakangan diwarnai angin kencang juga menjadi perhatian Pemerintah Desa Sangiang. Hadi mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, khususnya warga yang memiliki rumah dengan atap, rangka, maupun struktur bangunan yang sudah rapuh.

Ia meminta warga tidak menunggu sampai terjadi kerusakan untuk memeriksa kondisi rumah.

“Periksa kondisi atap dan bangunan, terutama rumah warga lanjut usia. Kalau ada tetangga yang terdampak, mari kita saling membantu,” imbaunya.

Hadi juga meminta masyarakat mengikuti arahan RT dan RW apabila cuaca semakin membahayakan dan diperlukan evakuasi sementara ke lokasi yang lebih aman.

“Pemerintah desa akan terus memonitor kondisi di wilayah. Kita memang tidak bisa melawan alam, tetapi kita bisa saling menjaga dan membantu satu sama lain,” katanya.

Harapan Bantuan untuk Nenek Narpah

Pemerintah Desa Sangiang berharap perhatian dan bantuan dari pihak terkait dapat segera diberikan untuk membantu memperbaiki rumah Narpah.

Bantuan tersebut dinilai sangat dibutuhkan agar lansia tersebut dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman.

Di tengah musibah yang menimpa Narpah, kepedulian dan gotong royong masyarakat menjadi kekuatan penting. Sebab, ketika alam menghadirkan ujian, keselamatan warga bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga panggilan kemanusiaan untuk saling membantu. (Iwan H)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *