SUBANG, MEDIAGANAS.ID – Perayaan Milangkala ke-125 Desa Cibogo, Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang, bukan hanya menjadi ruang untuk mengenang perjalanan panjang desa, tetapi juga momentum menyatukan langkah menyambut masa depan.
Di tengah kemeriahan peringatan tersebut, perhatian masyarakat mulai mengarah pada agenda besar yang akan menentukan perjalanan Desa Cibogo ke depan, yakni Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026.
Ketua Panitia Pilkades Serentak 2026 Desa Cibogo, Dastim, mengajak seluruh masyarakat ikut menjaga pesta demokrasi desa agar berlangsung aman, tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ajakan itu disampaikan Dastim saat momentum Milangkala ke-125 Desa Cibogo, Minggu (6/9/2026).
Dastim terlebih dahulu menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan rangkaian kegiatan Milangkala Desa Cibogo.
“Saya mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada panitia kegiatan dan selamat Milangkala ke-125 Desa Cibogo. Semoga Desa Cibogo ke depan jauh lebih maju dan sejahtera,” ujar Dastim.
Pendaftaran Bakal Calon Segera Berakhir
Di balik suasana perayaan Milangkala, tahapan Pilkades Cibogo kini memasuki fase penting. Pendaftaran bakal calon kepala desa yang telah dibuka sejak 30 Agustus 2026 akan segera berakhir pada Senin, 7 September 2026.
Tahapan tersebut mengacu pada Peraturan Bupati Subang Nomor 18 Tahun 2026 tentang Tata Cara Pemilihan Kepala Desa Serentak di Kabupaten Subang.
Dastim mengingatkan warga yang memiliki niat maju dalam kontestasi Pilkades dan telah memenuhi persyaratan agar segera memanfaatkan kesempatan tersebut sebelum batas waktu pendaftaran berakhir.
“Masih ada kesempatan bagi seluruh warga masyarakat Desa Cibogo yang mempunyai niat mencalonkan diri sebagai kepala desa untuk mendaftarkan diri sampai besok, Senin 7 September 2026, hingga pukul 00.00 WIB,” jelasnya.
Hingga Minggu (6/9/2026), tercatat lima orang telah mendaftarkan diri sebagai bakal calon Kepala Desa Cibogo.
Meski demikian, panitia masih membuka kesempatan bagi warga lainnya yang memenuhi persyaratan untuk mendaftarkan diri hingga batas akhir yang telah ditentukan.
Dastim: Panitia Pilkades Wajib Netral
Seiring semakin dekatnya tahapan Pilkades, Dastim menaruh perhatian serius pada persoalan netralitas penyelenggara.
Ia menegaskan seluruh jajaran panitia harus mampu menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan tidak berpihak kepada kandidat mana pun.
Prinsip tersebut, kata Dastim, berlaku bukan hanya bagi panitia inti, tetapi juga panitia tambahan yang nantinya dapat melibatkan unsur RT, RW hingga perangkat desa.
“Panitia harus menjaga netralitas dalam seluruh tahapan Pilkades. Jangan sampai ada panitia yang terlibat aktif dalam kampanye praktis, mendukung ataupun merugikan salah satu calon,” tegasnya.
Menurut Dastim, netralitas merupakan salah satu fondasi utama untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi desa.
Panitia, lanjutnya, harus berdiri di tengah dan memberikan pelayanan yang sama kepada seluruh peserta Pilkades maupun masyarakat.
Dengan demikian, siapa pun calon yang nantinya memperoleh kepercayaan masyarakat, proses menuju kemenangan tersebut tetap lahir dari mekanisme demokrasi yang sehat dan sesuai aturan.
Masyarakat Diajak Ikut Mengawal
Dastim juga mengingatkan masyarakat agar tidak sekadar menjadi pemilih, tetapi ikut berperan aktif dalam mengawal seluruh tahapan Pilkades.
Jika ditemukan dugaan pelanggaran, masyarakat diharapkan menyampaikannya melalui mekanisme yang telah ditentukan kepada pihak pengawas.
“Kami sebagai panitia akan melaporkan kepada pengawas apabila terjadi pelanggaran selama pelaksanaan Pilkades di Desa Cibogo. Kami berharap seluruh masyarakat senantiasa menjaga keamanan dan kenyamanan selama tahapan Pilkades berlangsung,” katanya.
Ia berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh perbedaan pilihan politik.
Sebab, Pilkades sejatinya bukan sekadar kompetisi untuk memenangkan kandidat tertentu, melainkan bagian dari proses masyarakat menentukan arah kepemimpinan desa.
6 Desember 2026, Warga Tentukan Pilihan
Tahapan Pilkades nantinya akan bermuara pada hari pemungutan dan penghitungan suara yang dijadwalkan berlangsung Minggu, 6 Desember 2026.
Dastim mengajak seluruh warga Desa Cibogo yang memiliki hak pilih untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan menggunakan hak politiknya.
“Kami mengimbau seluruh warga Desa Cibogo untuk bersama-sama datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya pada pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara calon kepala desa nanti,” ungkapnya.
Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi.
Yang jauh lebih penting adalah bagaimana masyarakat tetap menjaga persaudaraan, keamanan, dan kondusivitas desa meskipun berbeda pilihan.
“Beda pilihan jangan sampai memutus persaudaraan,” menjadi semangat yang perlu dijaga bersama agar Pilkades Cibogo benar-benar menjadi pesta demokrasi yang bermartabat.
Siapa Pun Terpilih, Cibogo Harus Maju
Dastim menegaskan bahwa pada akhirnya Pilkades bukan tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah.
Lebih dari itu, Pilkades merupakan momentum masyarakat menentukan sosok yang dipercaya untuk memimpin dan membawa Desa Cibogo menuju masa depan yang lebih baik.
Karena itu, ia berharap seluruh tahapan dapat berjalan lancar, aman, dan demokratis hingga lahir kepala desa yang benar-benar mendapatkan kepercayaan masyarakat.
Mewakili seluruh jajaran Panitia Pilkades Serentak 2026 Desa Cibogo, Dastim juga memohon doa dan dukungan masyarakat agar seluruh panitia diberikan kesehatan, keselamatan, serta kekuatan dalam menjalankan amanah.
“Siapapun nanti yang terpilih, semoga dapat membawa Desa Cibogo menjadi lebih maju dan sejahtera serta menjadi pemimpin yang amanah,” pungkasnya. (Deny Suhendar)
