BEKASI, MEDIAGANAS.ID – Di tengah suhu politik desa yang mulai menghangat menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Karangasih 2026, Tim Pemenangan Rudi Rochman memilih satu cara untuk memperkuat perjuangan: merawat kebersamaan dan menjaga persaudaraan.
Semangat tersebut terlihat dalam konsolidasi Tim Pemenangan Rudi Rochman di Dusun 2, Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jumat (28/8/2026).
Pertemuan yang melibatkan korwe, korte, hingga koordinator lapangan (korlap) itu tidak sekadar menjadi agenda rutin tim.
Konsolidasi dimanfaatkan untuk menyatukan informasi, mengevaluasi perkembangan di lapangan, sekaligus memastikan seluruh unsur pemenangan bergerak dengan arah dan semangat yang sama.
Bagi para relawan, kekuatan perjuangan tidak hanya ditentukan oleh banyaknya orang yang berada dalam barisan. Komunikasi yang terjaga, koordinasi yang solid, serta kemampuan merangkul masyarakat justru menjadi modal penting dalam menghadapi kontestasi politik di tingkat desa.
Anggota Tim Pemenangan Rudi Rochman, Ujang, mengatakan sinergi antara tim Dusun 2, korte, dan korlap terus diperkuat.
“Tim Dusun 2 terus bersinergi dengan seluruh korte dan korlap untuk menyatukan tekad dan siap memenangkan Rudi Rochman sebagai Kades Karangasih,” ujar Ujang.
Hadapi Tantangan dengan Keteguhan
Menurut Ujang, perjalanan menuju Pilkades Karangasih tidak selalu berlangsung tanpa hambatan. Pendataan di wilayah Dusun 2, misalnya, membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan kerja keras dari seluruh relawan.
Namun, berbagai tantangan tersebut tidak membuat tim kehilangan semangat.
Sebaliknya, setiap persoalan di lapangan dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki komunikasi dan memperkuat koordinasi antarelemen pemenangan.
“Walaupun tantangan dan rintangan menghadang, kami terus berjuang. Tim pemenangan Dusun 2 tidak gentar,” tegasnya.
Semangat konsolidasi bahkan berlanjut hingga malam hari. Para korte dan korlap kembali berkumpul untuk bertukar informasi mengenai perkembangan wilayah masing-masing sekaligus menyamakan langkah menghadapi tahapan Pilkades Karangasih 2026.
Bukan Sekadar Menghitung Dukungan
Di balik agenda konsolidasi tersebut, terdapat pesan yang terus ditekankan kepada seluruh relawan: perjuangan politik tidak boleh mengorbankan persaudaraan warga.
Memenangkan sebuah kontestasi memang membutuhkan dukungan masyarakat. Namun, bagi tim Rudi Rochman, dukungan tersebut harus diperjuangkan melalui pendekatan yang santun tanpa menciptakan permusuhan.
Sekretaris Tim Pemenangan Rudi Rochman, Efendi Subandono, mengingatkan para relawan agar menjalani proses perjuangan dengan kesabaran, keikhlasan, keyakinan, dan kepercayaan terhadap proses.
“Sabar, ikhlas, yakin dan percaya. Biarkan seperti air mengalir. Semangat, semangat, semangat,” kata Efendi.
Ia menegaskan, perbedaan pilihan politik merupakan bagian dari demokrasi. Karena itu, perbedaan tersebut tidak semestinya berubah menjadi alasan untuk saling menjauh, apalagi bermusuhan.
“Rangkul, Jangan Tebar Kebencian”
Efendi juga mengingatkan pentingnya setiap suara dalam sebuah kontestasi Pilkades.
“Beda satu hak pilih, calon kades bisa gagal. Menang satu hak pilih, calon kades bisa menang,” ujarnya.
Meski demikian, ia meminta seluruh relawan tetap mengedepankan cara-cara yang damai dan tidak menyebarkan kebencian di tengah masyarakat.
“Kita jangan tebar kebencian. Kalau bisa, rangkul dan rangkul, kasih motivasi, kasih spirit, kasih arahan,” katanya.
Pesan itu menjadi penegasan bahwa perjuangan memenangkan Rudi Rochman diharapkan berjalan seiring dengan upaya menjaga Karangasih tetap aman, damai, dan penuh persaudaraan.
Sebab, kemenangan dalam sebuah pemilihan hanya berlangsung pada satu momentum. Sementara hubungan antarwarga akan terus berjalan jauh setelah pesta demokrasi berakhir.
Satukan Hati, Kuatkan Perjuangan
Semangat kebersamaan juga disampaikan relawan Rudi Rochman, Lilis Fahmi. Ia menyerukan kepada seluruh elemen pendukung agar terus menjaga kekompakan dan mengesampingkan berbagai perbedaan demi tujuan yang telah disepakati bersama.
Sementara itu, relawan lainnya, Nana, mengajak seluruh tim tetap optimistis dan menyerahkan hasil akhir perjuangan kepada Allah SWT.
“Insyaallah kita yakin dan serahkan semuanya kepada Allah SWT. Semoga dimudahkan dan dilancarkan dalam segalanya serta diberikan yang terbaik untuk calon Rudi Rochman,” ungkap Nana.
Ia juga mengingatkan para relawan agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai pembicaraan yang berkembang di tengah masyarakat.
“Yang penting korwe, korte, korlap harus memenangkan Rudi Rochman menjadi Kades Karangasih,” katanya.
Konsolidasi Tim Pemenangan Rudi Rochman di Dusun 2 menunjukkan bahwa kekuatan sebuah barisan tidak semata-mata diukur dari jumlah orang yang berada di dalamnya.
Kekuatan juga lahir dari komunikasi yang terjaga, koordinasi yang rapi, keteguhan hati, serta kemampuan untuk terus bergerak tanpa menciptakan permusuhan.
Di tengah perbedaan pilihan politik, para relawan menyatakan akan terus mendekati masyarakat dengan mengedepankan persatuan, kesantunan, dan semangat persaudaraan.
Bagi mereka, Karangasih bukan sekadar tempat berlangsungnya sebuah kontestasi politik.
Karangasih adalah rumah bersama.
Rumah yang masa depannya harus dijaga, dibangun, dan diperjuangkan bersama oleh seluruh masyarakat.
Dengan semangat “Perubahan Nyata, Menuju Karangasih Bahagia”, para relawan Rudi Rochman meneguhkan pesan untuk terus berikhtiar, tidak mudah menyerah, dan tidak menjadikan perbedaan pilihan sebagai alasan untuk saling membenci.
Bismillah. Niat karena Allah SWT. Bersama Rudi Rochman menuju Karangasih Bahagia.[*]
