Asep Nuroni Segera Purnabakti, 10 Kandidat Disiapkan Rebut Kursi Sekda Subang

 

SUBANG, MEDIAGANAS.ID – Kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Subang segera memasuki babak baru.

Di tengah persiapan purnabakti Asep Nuroni pada Oktober 2026, sepuluh birokrat terbaik daerah kini diuji untuk menentukan siapa yang paling layak meneruskan kendali tertinggi dalam roda birokrasi Pemerintah Kabupaten Subang.

Bukan sekadar mencari pengganti, proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekda Subang menjadi momentum untuk memastikan estafet kepemimpinan birokrasi jatuh kepada sosok yang memiliki kapasitas, integritas, sekaligus kemampuan menerjemahkan arah pembangunan daerah ke dalam kerja nyata.

Tahapan penting itu resmi dimulai melalui Uji Kompetensi/Asesmen Seleksi Terbuka JPT Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, yang dibuka langsung Sekda Subang Asep Nuroni di Lembah Sarimas, Kecamatan Ciater, Senin (7/9/2026).

Sebanyak 10 peserta mengikuti asesmen yang berlangsung selama dua hari, 7–8 September 2026. Mereka sebelumnya telah melewati sejumlah tahapan dalam rangkaian seleksi terbuka yang dimulai sejak 17 Agustus 2026.

Kepala BKPSDM Kabupaten Subang, Dadang Darmawan, mengatakan asesmen menjadi bagian penting untuk menguji kapasitas dan kompetensi seluruh peserta sebelum ditentukan kandidat terbaik.

“10 orang putra-putri terbaik Kabupaten Subang yang hari ini akan mengikuti kegiatan asesmen selama dua hari (7–8 September) untuk menguji kemampuan bapak dan ibu semua dalam seleksi terbuka ini,” kata Dadang.

Menurut Dadang, proses seleksi dilakukan dengan mengedepankan sistem merit. Prinsip objektivitas, transparansi, akuntabilitas, dan kompetisi menjadi pijakan utama agar jabatan strategis tersebut diisi oleh figur yang benar-benar memenuhi standar kompetensi.

“Seleksi dengan sistem merit dilakukan secara objektif, transparan, dan kompetitif untuk memilih motor penggerak birokrasi terbaik dalam mendukung akselerasi pembangunan di Kabupaten Subang,” ujarnya.

Hasil asesmen dijadwalkan diumumkan pada 10 September 2026.

Bukan Sekadar Pergantian Jabatan

Bagi Asep Nuroni, proses seleksi kali ini memiliki makna lebih besar daripada sekadar pergantian pejabat. Ia melihatnya sebagai proses regenerasi kepemimpinan birokrasi yang akan menentukan keberlanjutan pemerintahan Kabupaten Subang.

Memasuki masa purnabakti pada Oktober mendatang, Asep mengaku justru merasa optimistis. Sepuluh peserta yang mengikuti seleksi dinilainya memiliki kapasitas untuk melanjutkan estafet kepemimpinan Sekda.

“Saya tidak akan lama lagi meninggalkan jabatan Sekda. Ternyata untuk melanjutkan estafet jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Subang sangat tepat dengan bapak dan ibu yang ada di depan saya. Saya tidak khawatir lagi terkait estafet jabatan Sekda karena ada di tangan yang tepat, di orang-orang terbaik,” ungkap Asep.

Menurutnya, keberadaan Sekda sangat menentukan kualitas penyelenggaraan pemerintahan daerah. Sekda bukan hanya berperan sebagai koordinator birokrasi, tetapi juga menjadi salah satu figur kunci dalam memastikan kebijakan kepala daerah dapat diterjemahkan menjadi program yang efektif dan pelayanan publik yang berjalan optimal.

“Pengisian jabatan Sekda Kabupaten Subang merupakan bagian penting dalam memastikan kualitas penyelenggaraan pemerintahan daerah, karena Sekda memiliki peran strategis dalam membantu kepala daerah memastikan layanan publik dan program pembangunan berjalan efektif, terarah, dan akuntabel,” jelasnya.

Karena itu, Asep berharap sosok yang nantinya terpilih bukan hanya memiliki rekam jejak birokrasi, tetapi juga mampu membaca tantangan Subang ke depan.

“Dibutuhkan sosok pimpinan birokrasi yang kompeten, berintegritas, dan memiliki komitmen yang kuat terhadap kepentingan masyarakat dan kemajuan Kabupaten Subang, serta mampu menerjemahkan visi pembangunan ke dalam kebijakan dan kerja nyata,” tegasnya.

Asesor Diminta Jaga Objektivitas

Untuk memastikan proses berjalan sesuai prinsip merit, asesmen melibatkan tim penilai kompetensi dari Universitas Padjadjaran. Ketua Tim Penilaian Kompetensi, John Fresly Hutahaean, memastikan seluruh proses akan dilakukan secara profesional dan objektif.

“Kami siap melaksanakan proses ini dengan objektif, transparan, dan akuntabel,” tuturnya.

Asep pun menaruh harapan besar kepada seluruh tim asesor agar mampu menjaga independensi sepanjang proses penilaian.

“Saya menaruh harapan besar kepada seluruh tim agar melaksanakan asesmen dengan profesional, objektif, transparan, dan independen, sehingga nantinya diperoleh kandidat terbaik bagi Kabupaten Subang,” pungkasnya.

Usai memberikan sambutan, Asep Nuroni secara resmi membuka tahapan Uji Kompetensi/Asesmen Seleksi Terbuka JPT Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Subang Tahun 2026.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut tim asesor, para peserta seleksi, jajaran BKPSDM Kabupaten Subang, serta sejumlah tamu undangan.

Kini, perhatian publik tertuju pada sepuluh nama yang tengah diuji. Sebab, dari proses inilah akan lahir sosok yang dipercaya meneruskan estafet Sekda dan mengawal mesin birokrasi Kabupaten Subang memasuki babak kepemimpinan berikutnya. (Deny Suhendar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *