Bani Abuya KH Awing Syuhada Dukung Rudi Rochman, “Karangasih Bahagia” Kian Menggema

 

BEKASI, MEDIAGANAS.ID – Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026, denyut demokrasi di Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, kian terasa.

Dukungan dari berbagai elemen masyarakat terus mengalir, menambah warna dalam dinamika menuju pesta demokrasi tingkat desa.

Terbaru, dukungan disebut datang dari keluarga bani Abuya KH Awing Syuhada untuk calon Kepala Desa Karangasih, Rudi Rochman.

Dukungan tersebut menjadi tambahan energi bagi tim pemenangan dalam menguatkan gagasan “Karangasih Bahagia” dan semangat “Perubahan Nyata untuk Desa Karangasih.”

Sekretaris Tim Pemenangan Rudi Rochman, Efendi Subandono, menyambut dukungan tersebut dengan penuh rasa syukur.

Menurutnya, bertambahnya dukungan menjadi motivasi bagi tim dan relawan untuk semakin dekat dengan masyarakat serta menyampaikan gagasan pembangunan secara santun.

“Alhamdulillah, dukungan untuk Rudi Rochman semakin hari semakin bertambah. Gelombang dukungan kini datang dari keluarga bani Abuya KH Awing Syuhada,” ujar Efendi, Selasa (25/8/2026).

Bukan Sekadar Dukungan, Ada Harapan untuk Karangasih

Efendi menilai dukungan masyarakat tidak semata-mata berkaitan dengan kontestasi politik Pilkades.

Di balik pilihan tersebut, terdapat harapan agar Karangasih memiliki kepemimpinan desa yang mau mendengar, mampu bekerja, dan hadir menjawab persoalan masyarakat.

“Dukungan ini bukan sekadar tentang memilih seorang calon pemimpin, tetapi tentang harapan akan hadirnya perubahan yang nyata, pemerintahan yang lebih dekat dengan masyarakat, serta masa depan Karangasih yang lebih maju, sejahtera, dan membahagiakan seluruh warganya,” katanya.

Menurut Efendi, kepemimpinan desa ke depan membutuhkan kemampuan untuk merangkul seluruh lapisan masyarakat.

Pembangunan, kata dia, tidak cukup hanya mengandalkan janji, tetapi harus dibuktikan melalui kerja nyata dan keberpihakan terhadap kepentingan warga.

Persaudaraan Menjadi Modal Besar

Dukungan keluarga bani Abuya KH Awing Syuhada juga dipandang sebagai pesan penting bahwa persaudaraan harus tetap menjadi kekuatan utama dalam kehidupan masyarakat Karangasih.

Efendi menegaskan, perbedaan pilihan dalam Pilkades merupakan bagian dari demokrasi. Namun, perbedaan tersebut jangan sampai mengikis hubungan kekeluargaan yang telah terbangun di tengah masyarakat.

“Semangat dukungan keluarga bani Abuya KH Awing Syuhada menjadi energi positif bagi kami. Ini menunjukkan bahwa masyarakat menginginkan pemimpin yang mampu mendengar, merangkul, dan bekerja untuk semua golongan,” ungkapnya.

Karena itu, seluruh tim dan relawan Rudi Rochman diingatkan untuk menjaga perjuangan tetap bermartabat. Politik desa, menurut Efendi, seharusnya menjadi ruang untuk menyampaikan gagasan dan menawarkan solusi, bukan arena untuk mempertajam perbedaan.

Bergerak dari Hati ke Hati

Di tengah semakin dinamisnya tahapan Pilkades Karangasih, Efendi mengajak seluruh pendukung untuk menjaga ketenangan, ketertiban, kekompakan, dan persaudaraan.

Ia juga meminta tim serta relawan tidak mudah terprovokasi dan tetap mengedepankan komunikasi yang santun saat menyampaikan gagasan kepada masyarakat.

“Mari terus menjaga kekompakan, mempererat persaudaraan, dan bergerak bersama dari hati ke hati. Perjuangan yang dilandasi keikhlasan, kerja keras, dan doa akan melahirkan hasil yang terbaik,” tegas Efendi.

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa perjuangan menuju perubahan harus dijalankan dengan kepala tegak dan hati yang bersih. Perbedaan pilihan politik tidak boleh menghapus ikatan persaudaraan sebagai sesama warga Karangasih.

Karangasih Bahagia sebagai Gagasan Perubahan

Semakin luasnya dukungan masyarakat membuat Tim Pemenangan Rudi Rochman optimistis gagasan “Karangasih Bahagia” dapat semakin dikenal oleh warga.

Bagi tim dan relawan, gagasan tersebut bukan hanya slogan politik, melainkan semangat untuk menghadirkan pemerintahan desa yang lebih dekat dengan masyarakat, pembangunan yang dirasakan manfaatnya, serta kehidupan sosial yang semakin harmonis.

Perjuangan pun diarahkan bukan sekadar mengejar kemenangan dalam kontestasi, tetapi menjadikan kemenangan sebagai awal dari pengabdian apabila Rudi Rochman mendapatkan amanah masyarakat.

Karangasih, kata mereka, membutuhkan persatuan untuk bergerak maju. Sebab perubahan yang besar tidak lahir dari satu orang, melainkan dari kebersamaan seluruh masyarakat.

Karangasih Bersatu. Karangasih Maju. Karangasih Bahagia.

Rudi Rochman, pilihan masyarakat untuk perubahan nyata.[*]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *