Jelang Pilkades 2026, Rudi Rochman Serap Aspirasi Warga Karangasih: Banjir, Sampah hingga Pendidikan Jadi Prioritas

 

BEKASI, MEDIAGANAS.ID – Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Bekasi, isu-isu pelayanan publik kembali menjadi perhatian masyarakat.

Persoalan banjir, pengelolaan sampah, hingga akses pendidikan mengemuka dalam dialog antara bakal calon Kepala Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Rudi Rochman, dengan warga Kaum Utara, Senin (20/7/2026).

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana terbuka tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini mereka hadapi.

Bagi Rudi Rochman, kegiatan itu bukan sekadar sosialisasi politik menjelang Pilkades, melainkan upaya menyerap aspirasi sebagai dasar penyusunan arah pembangunan desa.

“Program pembangunan desa harus lahir dari kebutuhan masyarakat. Karena itu saya memilih turun langsung mendengarkan warga, agar setiap kebijakan yang nantinya dijalankan benar-benar menjawab persoalan yang mereka hadapi,” ujar Rudi.

Menurutnya, banjir yang masih berulang di sejumlah titik Desa Karangasih memerlukan penyelesaian yang terencana dan berkelanjutan.

Penanganan tidak cukup dilakukan saat musim hujan, tetapi harus didukung pembenahan sistem drainase, normalisasi saluran air, serta sinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.

Selain persoalan banjir, isu lingkungan juga menjadi perhatian dalam dialog tersebut. Warga menyoroti pentingnya sistem pengelolaan sampah yang lebih baik agar lingkungan permukiman tetap bersih dan sehat.

Rudi menilai pengelolaan sampah harus menjadi gerakan bersama antara pemerintah desa dan masyarakat.

Menurutnya, penyediaan sarana pendukung, peningkatan kesadaran warga, serta penerapan sistem pengelolaan yang lebih modern menjadi langkah penting untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan berkelanjutan.

Di sektor pendidikan, warga juga menyampaikan harapan agar akses pendidikan bagi anak-anak Karangasih, khususnya jenjang SMP, SMA, dan Madrasah Aliyah (MA), semakin terbuka.

Rudi mengatakan pemerintah desa memiliki peran strategis sebagai jembatan antara masyarakat dengan pemerintah maupun lembaga pendidikan untuk memperluas kesempatan belajar bagi generasi muda.

“Kemajuan desa tidak hanya diukur dari jalan yang bagus atau bangunan yang berdiri, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang dimiliki. Anak-anak Karangasih harus mendapatkan kesempatan pendidikan yang lebih baik,” katanya.

Mengusung visi “Karangasih Bahagia”, Rudi menawarkan konsep pembangunan yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Konsep tersebut mencakup pemerataan pembangunan infrastruktur, penataan lingkungan, peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia, serta tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan terbuka terhadap partisipasi masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi mewujudkan “Perubahan Nyata untuk Desa Karangasih”, melalui pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan warga dan kesejahteraan bersama.

Rangkaian sosialisasi yang dilakukan secara langsung ke berbagai lingkungan masyarakat menjadi bagian dari upaya Rudi Rochman menyerap aspirasi menjelang Pilkades Serentak 2026.

Menurutnya, setiap masukan yang disampaikan warga akan menjadi bahan pertimbangan dalam merumuskan program pembangunan yang realistis, tepat sasaran, dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Karangasih.

Dengan mengedepankan pendekatan dialogis, isu-isu mendasar seperti banjir, lingkungan, dan pendidikan diharapkan tidak hanya menjadi bahan kampanye, tetapi dapat diterjemahkan menjadi agenda pembangunan desa apabila mendapat kepercayaan masyarakat pada Pilkades mendatang.[*]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *