Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Fraksi Gerindra, Putih Sari, Menggelar Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Fraksi Gerindra, Putih Sari, Menggelar Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis

Mediaganas.id – Dalam upaya membangun generasi emas Indonesia yang sehat dan produktif, Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Fraksi Gerindra, Putih Sari, menggelar Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Jaya Sampurna, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Selasa (28/10/2025).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Darissalam, jajaran Babinsa, Binmas Pol, tokoh masyarakat, serta perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN). Antusiasme warga tampak tinggi dalam mengikuti kegiatan yang bertujuan memperluas pemahaman tentang manfaat dan arah kebijakan program MBG di daerah.

Dalam sambutannya, Putih Sari menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kesempatan bersilaturahmi langsung dengan masyarakat sekaligus mensosialisasikan program unggulan Presiden RI Prabowo Subianto.

“Kita patut bersyukur atas hadirnya program Makan Bergizi Gratis yang digagas langsung oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto. Program ini merupakan bentuk kepedulian nyata pemerintah dalam mempersiapkan generasi bangsa yang sehat, cerdas, dan produktif,” ujar Putih Sari di hadapan peserta.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberhasilan MBG sangat bergantung pada dukungan semua pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat di tingkat desa.

“Program MBG ini baru berjalan satu tahun, jadi wajar bila belum seluruh wilayah merasakan manfaatnya. Namun kami pastikan, pemerintah terus memperluas cakupan penerimanya. Mari kita kawal dan dukung bersama, karena program ini bukan sekadar makan gratis, tetapi investasi besar untuk masa depan bangsa,” tegas Putih Sari.

Program MBG sendiri difokuskan untuk memenuhi kebutuhan gizi bagi anak-anak sekolah — mulai dari PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA — serta para ibu hamil. Tujuan utamanya adalah menekan angka stunting dan meningkatkan daya tahan tubuh serta kemampuan belajar generasi muda Indonesia.

“Permasalahan gizi dan stunting adalah persoalan serius bangsa ini. Anak yang kekurangan gizi berpotensi kehilangan masa depan. Karena itu, Presiden Prabowo menaruh perhatian besar agar masalah ini tuntas sehingga Indonesia memiliki generasi penerus yang unggul dan tangguh,” tutur Putih Sari menambahkan.

Sementara itu, perwakilan BGN, Mistiani, menjelaskan bahwa program MBG merupakan bagian integral dari Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Menurutnya, MBG bukan hanya berfokus pada penyediaan makanan bergizi, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat agar lebih sadar pentingnya hidup sehat.

“GERMAS dan MBG saling mendukung satu sama lain. Melalui MBG, anak-anak dan masyarakat didorong untuk terbiasa mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Dengan masyarakat yang sehat, otomatis produktivitas meningkat. Dan dengan produktivitas tinggi, masyarakat bisa lebih berperan dalam pembangunan bangsa,” jelas Mistiani.

Ia juga menegaskan bahwa BGN terus memperkuat koordinasi lintas sektor agar implementasi MBG berjalan optimal di setiap daerah, termasuk di Kabupaten Bekasi yang menjadi salah satu wilayah prioritas.

Dalam kesempatan yang sama, Darissalam menilai bahwa program MBG membawa efek domino positif bagi berbagai sektor kehidupan masyarakat.

“MBG tidak hanya menyehatkan anak-anak, tapi juga menghidupkan ekonomi rakyat. Bahan pangan untuk program ini berasal dari hasil pertanian lokal. Artinya, MBG turut memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” paparnya.

Selain itu, lanjutnya, keberadaan Sentra Produksi Pangan Gizi (SPPG) yang menjadi bagian dari MBG juga membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar. Ini menjadi bukti bahwa program gizi nasional tersebut tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga pada ekonomi rakyat.

Program Makan Bergizi Gratis kini menjadi simbol keberpihakan pemerintah terhadap kesejahteraan rakyat kecil. Bagi Putih Sari, keberhasilan program ini adalah bagian dari perjuangannya memperjuangkan hak-hak kesehatan masyarakat di parlemen, terutama bagi anak-anak dan ibu hamil di daerah-daerah.

“Kita ingin memastikan bahwa tidak ada lagi anak-anak Indonesia yang tumbuh dengan gizi buruk. Ini bukan sekadar program, tapi komitmen moral kita untuk menyiapkan generasi penerus bangsa yang unggul,” pungkas Putih Sari.

Dengan kolaborasi antara BGN, DPR RI, pemerintah daerah, dan partisipasi masyarakat, Program MBG diharapkan menjadi pondasi kuat bagi terwujudnya Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *