Sukses Selesaikan Studi S3, Bocah Bekasi Mantan Penjual Koran Asongan Mengantongi Gelar Doktor di Universitas Borobudur: Simak Kisahnya!!!

Sukses Selesaikan Studi S3, Bocah Bekasi Mantan Penjual Koran Asongan Mengantongi Gelar Doktor di Universitas Borobudur.

Mediaganas.id – Sejumlah rekan kerja, Dewan guru SMK BinaTama Setu, SMP Al hidayah plus Tambun serta keluarga besar tercinta dari seorang mantan Penjual Koran Asongan dari Kampung Selang Cau Cibitung Kabupaten Bekasi, turut berbahagia, pada saat menyaksikan rangkaian Sidang terbuka promosi Doktor ekonomi atau ujian terbuka yang dilaksanakan oleh Bocah Bekasi, Mahasiswa program S3 Ilmu Ekonomi sebagai tahapan akhir untuk meraih gelar Doktor di Universitas Borobudur Jakarta, dengan hasil Sangat memuaskan Kamis 25/9 lalu.

Mungkin ada yang pernah dengar atau mengetahui, Sosok bocah Bekasi yang satu ini, sekilas pandang terlihat orangnya selalu ceria, akan tetapi dalam benaknya dia sedang menyusun rencana cemerlang sejak Tahun 2020 lalu, Perjuangan dan doa serta dukungan istri dan keluarga tercinta, dengan segala upaya dan usaha tak pernah henti, Alhamdulillah Tahun 2025 Tanggal 25 Bulan September Sosok bocah Bekasi dari penjual koran eceran saat ini menyandang predikat gelar Doktor Ilmu Ekonomi dari Universitas ternama di Jakarta (Borobudur).

Simak Cerita singkat, perjalanan karir tokoh pendidikan Kabupaten Bekasi, Dr. Samin Saputra, SE, MM mantan penjual Koran asongan, Saat ini sukses menyandang Gelar Doktor (S3) setelah menyelesaikan Studinya di Universitas Borobudur Jakarta.

Alkisah, Pada tahun 1992 Bocah Bekasi dari selang Cau, Sebut saja Samin Saputra dengan penuh kegigihan untuk melanjutkan pendidikan nya dengan berjualan koran di lokasi lampu merah bulak kapal dan tempat mangkalnya (pada waktu itu). Dan samin kecil ini gigih dan semangat dalam menempuh pendidikan dengan keterbatasan ekonomi orang tua, akan tetapi dia tetap optimis untuk sekolah.

Samin kecil dia selalu berangkat jualan koran dari rumah di kampung selang cau Cibitung pagi jam 04.00 wib, untuk menuju ketempat mangkal dengan mengunakan sepeda.

Sampai di sana dia ambil loper koran ke bang Somad kurang lebih jam 4.40 wib dan membersihkan koran .dan lanjut shalat subuh di sana, Setelah selesai shalat dia baru berjualan koran di lampu merah bulak kapal, hal itu dilakukan sampai dengan tahun 1996.

Seiring berjalannya waktu, setelah lulus dari STM, Samin mantan Penjual Koran eceran di Bulak Kapal menapakkan kaki di perusahaan dan bekerja di PT Maspion kencana cuma dapat 6 bulan kerja.

Roda kehidupan terus berputar, Setelah keluar dari perusahaan (PT.Maspion), Lalu masuk ke pemerintah kotamadya Bekasi dan berkarya di sana sebagai tenaga kerja kontrak dan bekerja di dinas pengelolaan pasar pada saat walikota Bapak Kailani. Tak banyak waktu menjadi menjadi tenaga kontrak, pada tahun 2021 memutuskan untuk keluar berhenti dari pemerintah kotamadya Bekasi .

Gancang cerita, Dengan modal relasi dan pertemanan, Pemuda Samin menyakinkan dirinya untuk mendirikan usaha sendiri mendirikan CV Mukholik Abadi Perkasa, bergerak di bidang jual beli kendaraan bermotor dan sparpartnya.

Awal kebangkitan dan pencerahan

Sambil Usaha jual beli Kendaraan bermotor, Pemuda Samin ini mencoba merangkai kata merajut asa, Untuk lanjut kuliah di STIE Tribuana tapi tidak lulus dan pindah ke STIE Pelita bangsa dan lulus (data terlampir)

Setelah lulus jadi sarjana (S1) Pemuda Samin pun melanjutkan kuliah S2 magister manajemen di sekolah tinggi ilmu Jakarta dan lulus tahun 2012,

Perjalanan panjang dengan pengalaman dan ilmu yang ada, Pemuda Samin pun terus mengembangkan usaha nya dan mengabdi kan ilmu dengan menjadi Dosen di STIT Insida jakarta dan STIE Dwipa wacana Jakarta, Selanjutnya Dosen di STIE Tribuana,

Karir dan namanya terus dikenal banyak kalangan dunia pendidikan, pada tahun 2019 menjadi ketua STKIP Albana .dan tahun tepat bulan Juli 2019 menjadi ketua STISIP Bekasi.

Pemuda Samin Saputra yang dahulu penjual koran eceran, Saat ini dibelakang namanya sudah bertambah gelar akademis ( Samin Saputra, SE, MM) tinggal selangkah lagi menuju Gelar S3 (Doktor).

Dan tahun 2020 daftar program doktor universitas Borobudur dan lulus 25 September 2025.

“Alhamdulillah, perjalanan panjang telah dilalui, memang cukup lumayan perjuangan menempuh kuliah program Doktor ini dan saat ini saya fokus di dunia pendidikan, mempunyai sekolah PKBM Annisa yang menyelenggarakan ujian kesetaraan Paket A.B.C dan SMP Al hidayah plus (Tambun) dan SMK Binatama (Setu),” ujar Dr.Samin Saputra SE, MM kepada awak media dengan senyum cerianya, Senin 29/9.

” Saya masih akan terus berjuang dalam dunia pendidikan, Sejak usia muda saya sering bergaul dengan anak putus sekolah di jalanan, berharap kedepannya, bercita-cita mempunyai universitas dan Pondok pesantren bagi anak jalanan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *