Miris! Bandar Obat Keras di Jalur Pantura Ciasem Baru Beroperasi di Semak Belukar, APH Polres Subang Diminta Segera Bertindak

Miris! Bandar Obat Keras di Jalur Pantura Ciasem Baru Beroperasi di Semak Belukar, APH Polres Subang Diminta Segera Bertindak

Miris! Bandar Obat Keras di Jalur Pantura Ciasem Baru Beroperasi di Semak Belukar, APH Polres Subang Diminta Segera Bertindak

SUBANG, – Mediaganas, id

Praktik peredaran obat-obatan keras golongan G di wilayah hukum Polres Subang kian memprihatinkan.

Informasi terbaru mengungkapkan adanya aktivitas transaksi obat terlarang yang dilakukan secara terselubung di area semak belukar di pinggiran Jalan Pantura, Desa Ciasem Baru, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang.
Berdasarkan laporan warga dan pantauan di lapangan, lokasi yang tersembunyi di balik rimbunnya tanaman tersebut sengaja dipilih untuk menghindari pantauan petugas.

Meski lokasinya tidak mencolok, tempat tersebut dilaporkan ramai didatangi sejumlah pemuda dan oknum warga yang diduga menjadi pelanggan tetap.
Modus Operandi di Tengah Semak

Modus penjualan di dalam semak belukar ini dianggap sebagai strategi baru para bandar untuk menyulitkan penggerebekan.

Para pembeli biasanya masuk ke area tersebut setelah melakukan komunikasi singkat dengan penjaga di lokasi. Hal ini menimbulkan keresahan luar biasa bagi warga sekitar yang khawatir akan dampak buruk penyalahgunaan obat keras terhadap generasi muda di Ciasem.

Miris! Bandar Obat Keras di Jalur Pantura Ciasem Baru Beroperasi di Semak Belukar, APH Polres Subang Diminta Segera Bertindak
Miris! Bandar Obat Keras di Jalur Pantura Ciasem Baru Beroperasi di Semak Belukar, APH Polres Subang Diminta Segera Bertindak

“Kondisi ini sangat mengkhawatirkan.
Mereka berani buka di tempat terbuka meski masuk ke dalam semak. Kami berharap pihak kepolisian tidak menutup mata,” ujar salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan.

Desakan untuk APH Polres Subang

Warga dan sejumlah elemen masyarakat mendesak Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya Satuan Reserse Narkoba Polres Subang, untuk segera melakukan tindakan tegas. Muncul suara sumbang di tengah masyarakat yang mempertanyakan keberanian petugas dalam memberantas titik-titik peredaran yang sudah mulai diketahui publik ini.
“Kami meminta Kapolres Subang dan jajarannya untuk segera menyisir area Pantura Ciasem Baru. Jangan sampai ada kesan pembiaran terhadap bandar-bandar ini. APH jangan tutup mata, ini menyangkut masa depan anak muda kita,” tegas seorang tokoh masyarakat setempat.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih menunggu langkah nyata dari pihak kepolisian untuk membongkar praktik ilegal tersebut dan menangkap para aktor di baliknya guna memberikan efek jera.

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *