LSM GANAS Apresiasi Kades Ciantra Mendukung Pemberantasan Toko Obat Terlarang
Kepala Desa Ciantra, Mulyadi Fernando, yang akrab disapa Bang Bulle, memberikan pernyataan tegas terkait komitmennya dalam memberantas peredaran obat-obatan terlarang di wilayah Desa Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan. Ia memastikan bahwa saat ini sudah tidak ada lagi toko fisik yang beroperasi menjual obat-obatan golongan keras secara ilegal di desanya.
“Toko-toko di wilayah kami sudah ditutup permanen. Jadi, sekarang para penjual melakukan transaksi secara COD (Cash on Delivery),” ungkap Mulyadi Fernando pada Minggu (1/3/2026).
Meskipun toko fisik telah ditutup, Kades Ciantra mengingatkan warga untuk tidak lengah. Ia menyoroti adanya perubahan modus operandi para pengedar yang beralih menggunakan sistem pertemuan langsung atau COD untuk menghindari pantauan petugas.
Sehubungan dengan hal tersebut, Bang Bulle menghimbau seluruh warga Desa Ciantra untuk memperketat pengawasan di lingkungan masing-masing. Ia meminta masyarakat segera melapor jika menemukan adanya indikasi transaksi obat-obatan jenis Tramadol, Eximer, dan sejenisnya.
Selain pengawasan lingkungan, bang Bule juga mengingatkan bahwa peran orang tua dan keluarga menjadi fokus utama dalam upaya pencegahan ini.
Mulyadi Fernando menekankan pentingnya pengawasan orang tua terhadap aktivitas anak-anak mereka agar tidak terjerumus menjadi pengguna maupun bagian dari jaringan peredaran obat terlarang.
“Kami juga menghimbau kepada orang tua agar mengawasi anak-anaknya supaya tidak terjerumus menjadi pengguna dan peredaran obat-obatan terlarang tersebut,”imbuhnya.
Sebelumnya pihak kepolisian (Polsek Cikarang Selatan) berhasil mengungkap peredaran narkotika jenis tembakau sintetis di wilayah Desa Ciantra pada akhir Februari 2026.
Brian Shakti ketua umum LSM GANAS yang getol menyoroti dan membongkar peredaran obat terlarang Tramadol dan Exsimer dan sejenisnya mengapresiasi langkah tegas Kepala Desa Ciantra.
Menurut Brian sinergi kerjasama solid antara pemerintah desa dengan aparat kepolisian sangat dibutuhkan dalam membasmi peredaran obat – obatan tipe G tersebut, ujar Brian.
” Kami dari LSM GANAS serta temen- temen aktivis sangat mengapresiasi sikap dan langkah tegas dari pak Kades Mulyadi Fernando, karena dengan sinergitas yang solid kita yakin peredaran obat terlarang ini akan semakin sempit karena terpantau ketat dari pihak aparatur pemerintah desa, pungkas Brian Shakti.
(Red)
