Bekasi Darurat Obat Keras, Ketum GANAS Brian Shakti Tabuh Genderang Perang Lawan Peredaran Tramadol
Peredaran obat-obatan terlarang golongan daftar G, khususnya Tramadol dan Excimer, kian meresahkan warga di wilayah kampung Kavling Cikarang Utara dan sekitarnya. Modus penjualan yang menyamar sebagai toko kosmetik atau toko kelontong membuat barang haram ini mudah diakses secara ilegal oleh kalangan remaja hingga pelajar.

Menyikapi fenomena yang mengancam generasi muda ini, lembaga kemasyarakatan GADA SAKTI NUSANTARA (GANAS) mengambil langkah tegas. Di bawah komando Brian Shakti selaku Ketua Umum, GANAS kini gencar melakukan penyisiran dan pengawasan ketat terhadap titik-titik yang diduga menjadi sarang peredaran obat keras di wilayah kampung Kavling Cikarang Utara.
Tramadol: Ancaman Nyata di Balik Kedok Toko Kosmetik
Tramadol sejatinya adalah obat pereda nyeri dosis tinggi yang penggunaannya wajib melalui resep dokter. Namun, penyalahgunaan obat ini di lapangan telah mencapai tahap yang mengkhawatirkan. Brian Shakti menyoroti dampak fatal yang ditimbulkan, di antaranya:

Gangguan Saraf: Risiko kerusakan permanen pada sistem saraf pusat.
Pemicu Kriminalitas:
Konsumsi obat keras ini kerap menjadi “modal keberanian” bagi oknum remaja untuk melakukan aksi tawuran hingga pembegalan.
Risiko Kematian: Bahaya overdosis yang dapat menyebabkan gagal napas seketika.
Aksi Nyata dan Langkah Strategis LSM GANAS
Brian Shakti menegaskan bahwa GANAS tidak akan memberikan ruang bagi para pengedar yang merusak moral anak bangsa di tanah Bekasi.
Saat ini, GANAS menjalankan tiga pilar gerakan:
Investigasi Lapangan:
Tim GANAS melakukan pemetaan dan pemantauan terhadap toko-toko kosmetik nakal yang kedapatan menjual obat tanpa izin resmi.
Sinergi dengan Aparat Penegak Hukum:
GANAS secara aktif berkoordinasi dengan Polres Metro Bekasi dan Satpol PP untuk melaporkan temuan lapangan agar segera dilakukan tindakan hukum secara resmi.
Edukasi Masyarakat:
Mengajak para orang tua untuk lebih waspada dan mengenali perubahan perilaku anak guna mencegah penggunaan obat-obatan terlarang sejak dini.
“Kami tidak bisa tinggal diam melihat masa depan pemuda Bekasi hancur karena obat-obatan ini. GANAS akan terus bergerak hingga wilayah kita bersih dari peredaran Tramadol ilegal. Ini adalah tanggung jawab moral kami sebagai lembaga kemasyarakatan,” tegas Brian Shakti kepada awak media.
Masyarakat Diminta Berperan Aktif
Kesuksesan aksi “bersih-bersih” yang dipelopori oleh LSM GANAS ini sangat bergantung pada keberanian warga untuk melapor. Brian mengimbau masyarakat agar tidak takut memberikan informasi jika melihat adanya aktivitas transaksi obat yang mencurigakan di lingkungan mereka.
Aksi tegas Brian Shakti dan jajaran GANAS diharapkan menjadi pemantik bagi lembaga lain serta otoritas terkait untuk lebih serius memberantas akar permasalahan peredaran obat keras di Bekasi. Ke depan, diharapkan tidak ada lagi toko-toko yang menjadikan bisnis kosmetik sebagai kedok untuk menghancurkan generasi penerus bangsa.
(Red/Editor)
