BEKASI, MEDIAGANAS.ID – Enam hari menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 Kabupaten Bekasi, dinamika politik di Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muaragembong, terus berkembang.
Sejumlah relawan calon Kepala Desa Darman Sah Alam menyampaikan pandangan mereka mengenai pentingnya kepemimpinan yang tegas dalam menghadapi berbagai persoalan masyarakat.
Pilkades Serentak Kabupaten Bekasi dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 20 September 2026. Darman Sah Alam merupakan salah satu calon Kepala Desa Pantai Mekar untuk periode 2026–2034.
Ketua LSM Serasi, Rony, menyampaikan dukungannya kepada Darman Sah Alam melalui pernyataan yang menekankan harapan terhadap kepemimpinan calon tersebut.
“Bismillah, berkah di bawah rahmat Allah bersama calon kepala desa yang diberkati Allah, Darman Sah Alam,” ujar Rony, Senin (14/9/2026).
Sementara itu, relawan Darman Sah Alam, Santo, mengangkat isu mengenai rencana pembangunan dan ketahanan pangan yang menurutnya perlu menjadi perhatian masyarakat Muaragembong.
Ia menyebut adanya informasi mengenai kemungkinan proyek strategis terkait revitalisasi ketahanan pangan dan menilai persoalan tersebut membutuhkan kepemimpinan desa yang mampu menyuarakan kepentingan masyarakat.
“Untuk itu kita butuh seorang pemimpin yang tegas dan berani membela hak masyarakat,” kata Santo.
Menurut Santo, kepemimpinan desa memiliki posisi penting dalam menyikapi berbagai perubahan pembangunan yang berpotensi berdampak terhadap kehidupan masyarakat.
Pernyataan tersebut kemudian mendapat tanggapan dari relawan lainnya, Amen. Ia menilai Darman Sah Alam merupakan figur yang dianggap mampu menghadapi berbagai persoalan di tingkat desa.
“Iya benar, Pak Darman adalah solusi figur yang pas. Mari kita jadikan Bang Darman sebagai pemimpin yang berani dan tegas dalam menyikapi setiap permasalahan,” ujar Amen.
Santo kembali menegaskan bahwa para relawan berharap proses Pilkades Pantai Mekar berjalan dengan baik dan masyarakat dapat menentukan pilihannya sesuai pertimbangan masing-masing.
Di sisi lain, relawan Erlangga Abraham menyampaikan data jumlah pemilih berdasarkan wilayah kepala dusun dan tempat pemungutan suara (TPS).
Untuk Kadus I, tercatat TPS I sebanyak 483 pemilih, TPS II 484 pemilih, dan TPS III 489 pemilih, dengan jumlah keseluruhan 1.456 pemilih.
Pada Kadus II, TPS IV tercatat 523 pemilih, TPS V sebanyak 518 pemilih, dan TPS VI sebanyak 440 pemilih. Totalnya mencapai 1.481 pemilih.
Selanjutnya, wilayah Kadus III terdiri dari TPS VII sebanyak 480 pemilih, TPS VIII 545 pemilih, dan TPS IX 529 pemilih. Jumlah keseluruhannya mencapai 1.554 pemilih.
Sementara itu, Kadus IV meliputi TPS X dengan 468 pemilih, TPS XI sebanyak 565 pemilih, dan TPS XII sebanyak 676 pemilih. Totalnya mencapai 1.709 pemilih.
Dengan demikian, berdasarkan data yang disampaikan relawan tersebut, jumlah keseluruhan pemilih dari 12 TPS mencapai 6.200 pemilih.
Angka tersebut menunjukkan besarnya partisipasi masyarakat yang akan menjadi bagian penting dalam menentukan arah kepemimpinan Desa Pantai Mekar untuk periode mendatang.
Memasuki masa akhir tahapan Pilkades, seluruh calon dan pendukung diharapkan menjaga suasana tetap aman, tertib, serta menghormati pilihan politik masyarakat.
Pilkades Pantai Mekar pada akhirnya akan menjadi momentum bagi masyarakat untuk menentukan pemimpin desa melalui proses demokrasi yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.[]
