Warga Kampung Ceger Dukung LSM GANAS Desak Penertiban Lahan PJT di Cikarang Timur

Warga Kampung Ceger Dukung LSM GANAS Desak Penertiban Lahan PJT di Cikarang Timur

BEKASI –Mediaganas.id

Keresahan warga Kampung Ceger RT 02/02, Desa Tanjungbaru, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, mencapai puncaknya. Warga kini menyatakan dukungan penuh kepada LSM Gada Sakti Nusantara (GANAS) untuk mendesak penertiban lahan milik Perusahaan Jasa Tirta (PJT) yang diduga dikuasai pihak perusahaan secara ilegal.

Persoalan ini mencuat setelah aktivitas pembangunan perusahaan di atas lahan yang seharusnya berfungsi sebagai saluran irigasi negara tersebut dituding menjadi penyebab utama banjir di pemukiman warga. Padahal, selama puluhan tahun, wilayah Kampung Ceger dikenal sebagai daerah yang aman dari luapan air.

“Dari dulu kampung ini aman, tidak pernah kebanjiran. Tapi sejak ada pembangunan perusahaan, air jadi meluap ke rumah warga. Kami yang jadi korban,” keluh salah seorang warga setempat.

Suara Tokoh Masyarakat

Tokoh masyarakat setempat, Kang Edo, tampil di garis depan menyuarakan aspirasi warga. Ia menegaskan bahwa pergerakan yang diinisiasi LSM GANAS murni untuk membela hak masyarakat dan menyelamatkan aset negara.

“Saya dan warga Kampung Ceger mendukung penuh gerakan GANAS. Ini bukan soal melawan siapa pun, tapi soal memperjuangkan hak masyarakat dan menyelamatkan tanah negara,” tegas Kang Edo.

Sebagai putra daerah yang lahir dan besar di Kampung Ceger, Kang Edo memberikan kesaksian bahwa lahan tersebut sejak dahulu merupakan saluran air milik negara, bukan tanah pribadi maupun milik perusahaan.

“Sejak saya kecil, itu sudah saluran air. Kalau sekarang berubah fungsi dan membuat warga kebanjiran, itu jelas salah dan harus ditertibkan,” ujarnya.

Bukan Anti-Investasi

Lebih lanjut, Kang Edo menekankan bahwa warga tidak anti terhadap pembangunan maupun investasi di Kabupaten Bekasi.

Namun, ia mengingatkan bahwa setiap usaha harus berjalan di atas koridor hukum dan tidak merugikan lingkungan.

“Kami bukan anti usaha. Tapi kalau usaha melanggar aturan dan membuat warga menderita, maka kami wajib bersuara. GANAS hadir membela kepentingan rakyat, dan kami berdiri bersama mereka,” tambahnya.

Desakan untuk Pemerintah

Warga berharap kehadiran LSM GANAS dapat menjadi jembatan agar persoalan ini tidak dipendam begitu saja. Mereka meminta pihak berwenang, mulai dari Pemerintah Kabupaten Bekasi, PJT II, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), hingga Satpol PP untuk segera turun tangan.

Masyarakat mendesak adanya penertiban aset dan pemulihan fungsi saluran air demi mengembalikan kenyamanan warga yang kini dibayangi ancaman banjir setiap kali hujan turun.

“Kami hanya ingin hidup tenang seperti dulu. Negara harus hadir dan berpihak pada rakyat,” pungkas Kang Edo. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *